Penataan Wajah Bongpay Masih Maju Mundur

39
BONGKAR: Pemkab melakukan penertiban bangunan liar yang dijadikan tempat prostitusi terselubung.

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pengembangan lahan pemkab di kawasan Bongpay, Desa Sambirejo, Jiwan, masih gelap. Luasnya sekitar 2 hektare. Rencana dinas lingkungan hidup (DLH) setempat untuk membuat ruang terbuka hijau (RTH) juga belum direalisasikan. ’’Kami sementara mengembalikan fungsi makam warga Tionghoa, untuk penataan lahan menunggu keputusan (bupati),’’ kata Kabid Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Tjuk Kusumo.

Tjuk menyebut, pada APBD PAK 2019, instansinya sudah menganggarkan untuk menata ulang kawasan seluas 2 hektare di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, itu. Ada permintaan dari warga agar di sejumlah lahan kosong dijadikan RTH. Itu selayaknya konsep penataan kota-kota berkembang. Sehingga, dengan adanya RTH akan membuat nyaman sebagai tempat bermain keluarga. ’’Ya, nantinya akan dibuat semiruang terbuka yang juga bisa dibuat tempat bermain,’’ jelas Tjuk.

Dia mengungkapkan, belum ada jawaban dari bupati terkait kelanjutan penataan. Terpenting, sebelumnya akan dilakukan kajian. Di mana dalam pemanfaatan aset pemerintah tersebut harus sesuai dengan kualitas dan pemanfaatannya terhadap masyarakat dan publik. Sehingga langkah ke depannya tidak terjadi kesalahan. ’’Saat ini mungkin masih dikonsep, agar penataannya tidak mengubah wajah asli makam Tionghoa,’’ terangnya. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here