Pemuda 24 Tahun Menangi Lelang Pembongkaran Pasar Legi

982

PONOROGO – Untung rugi rupanya sudah diperhitungkan matang oleh Andika Pratama. Pemuda 24 tahun itu mendaftarkan diri secara individu dalam lelang pembongkaran Pasar Legi Songgolangit. Penawaran Rp 759 juta yang dia ajukan tidak dapat disaingi peserta lain. Makelar bisnis pembongkaran aset asal Solo itu memenangi lelang tersebut. ‘’Kami yakin untung,’’ kata Andika ketika ditanya duit kakap yang harus dia tebus demi mendapat material bongkaran Pasar Legi.

Lelang pembongkaran Pasar Legi berlangsung cepat. Ketika dibuka di limit Rp 751 juta, nilai taksiran harga langsung melonjak di angka jutaan rupiah. Tak sampai 30 menit, Andika mengunci lelang di angka Rp 759 juta. Andika mengaku telah lama bermain sebagai makelar pembongkar aset. Dia tidak mendaftar lelang dengan atas nama perusahaan. Melainkan, nama pribadinya. Andika memperkirakan sejak awal dapat menebus bongkaran material Pasar Legi tak jauh dari limit harga yang telah ditetapkan: Rp 751 juta. ‘’Kalau gak bongkar gak dapat duit. Itu sudah jadi pekerjaan saya,’’ ujarnya.

Akankah untung? Andika menyebut, ada banyak material bongkaran dari Pasar Legi yang sebenarnya masih punya nilai jual tinggi. Di antaranya rangka besi. Andika sudah ancang-ancang menjual besi-besi itu untuk peleburan. ‘’Dengan angka segitu (Rp 759 juta, Red) insya Allah bisa dapat rezeki,’’ ucapnya.

Andika mendapat jangka waktu lima hari untuk melunasi nilai lelang pembongkaran Pasar Legi. Dia pun siap melunasi. Di lain pihak, Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono mengingatkan pemenang lelang patuh aturan. Selain harus melunasi sesuai tempo waktu yang ditentukan, pemenang wajib melakukan pembongkaran sampai nol persen dalam 45 hari. Pemkab mengisyaratkan Pasar Legi harus dibongkar rata tanah, akhir Februari. ‘’Sebetulnya 45 hari, tapi kami harapkan bisa selesai Februari karena Maret sudah akan dimulai proyek pembangunan pasar baru,’’ jelasnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here