Pemkot Merealisasi Program Sejuta Bunga dan Proyek Iluminasi

59
PROYEK ILUMINASI: Kawasan Jalan Pahlawan semakin cantik dengan penambahan lampion warna-warni.

TARGET mewujudkan Kota Madiun sebagai kota sejuta bunga terus dikejar. Berbagai taman yang dianggap potensial dijadikan tempat wisata baru diperbaiki.

Ada lima taman yang masuk daftar perbaikan maupun pembangunan oleh Pemkot Madiun. Yakni, Taman Klegen, TGP, Nusapenida, Kelun, dan vertical garden di perempatan Tugu. Juga, pembangunan Taman Kelapasari dan Cokrobasonto. Dari seluruh pekerjaan tersebut, pemkot menggelontorkan dana Rp 4–5 miliar.

Selain itu, pemkot melalui disperkim juga menanam tanaman soko, bogenvile dan bunga kertas untuk mempercantik tampilan median jalan Kota Madiun. Tanaman sejenis itu sengaja dipilih untuk menunjang program sejuta bunga karena keawetannya. ’’Bahkan, di median jalan di Jalan Urip Sumoharjo itu tanaman soko-nya sudah berbunga,’’ ujar Kepala Disperkim Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto.

Konsep itu dipadupadankan dengan mengubah tampilan median jalan. Dengan harapan, ketika ada warga dari luar daerah masuk ke Kota Madiun disuguhi tampilan bunga. ’’Konsep sejuta bunga itu maksudnya bunganya selalu terlihat,’’ ujarnya.

Tak cukup sampai disitu penataan wajah kota juga menyentuh tata lampu penerangan jalan umum (PJU). Semua itu merupakan bagian dari proyek iluminasi. Seperti pemasangan lampion hias di sepanjang Jalan Pahlawan dan di depan Masjid Baitul Hakim. Serta perbaikan lampu di beberapa tempat pemakaman umum dan pemukiman penduduk.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan tata kelola wajah kota mengedepankan konsep sejuta bunga dan terang-benderang. Karena itu, dirinya sempat menginstruksikan para kepala sekolah untuk mempercantik sekolah mereka dengan cara memasang lampu hias dan menanam berbagai jenis bunga. ‘’Kota Madiun menapaki usia 101 tahun. Usia boleh tua, tetapi penampilan harus muda,’’ terangnya. (her/adv/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here