Pemkab Usul Jembatan Perbatasan Provinsi Dilebarkan Dua Meter

28

NGAWI – Rencana penataan ulang infrastruktur di kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah di Mantingan mendapat respons positif dari Pemprov Jatim. Pun, beberapa sejumlah usulan yang diajukan Pemkab Ngawi mendapat lampu hijau. ‘’Pemerintah provinsi menyetujui,’’ kata Bupati Budi ‘Kanang’ Sulistyono.

Kanang menyebut, rencana penataan ulang infrastruktur kawasan perbatasan itu sudah masuk pada persiapan detail engineering design (DED). Proses itu ditargetkan rampung tahun ini. ‘’Kalau sudah jadi, kami sampaikan ke provinsi,’’ ujarnya.

Dia menuturkan, terkait penataan ulang itu setidaknya ada dua hal yang krusial. Yakni, pelebaran jembatan dan face off Tugu Brawijaya yang berdiri di kawasan perbatasan tersebut. Saat ini jembatan tersebut lebarnya hanya sekitar 12 meter. Padahal, berada di jalan nasional yang ramai dan kerap dilalui kendaraan berat bertonase tinggi. ‘’Harapan kami nanti bisa ditambah dua meter untuk kedua sisinya,’’ tuturnya.

Sementara, sekeliling tugu diusulkan dilengkapi taman dan talut yang memadai. Namun, diakuinya untuk merealisasikan membutuhkan anggaran tidak sedikit. Apalagi, harus ada pembebasan lahan. ‘’Karena itu, pemkab tidak dapat melaksanakan sendiri dan mengusulkannya ke provinsi,’’ ungkapnya.

Pantauan Radar Ngawi, keberadaan tugu di kawasan perbatasan Jatim-Jateng itu cukup memprihatinkan. Selain tidak terlihat jelas dari kedua arah karena tertutup pohon, beberapa fasilitasnya rusak. Di antaranya, paving di sekitar tugu yang hancur berkeping-keping. Juga tampak tidak terawat karena di sekitar bangunan tersebbut banyak ditumbuhi rumput tinggi. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here