Pemkab Pacitan Fokus Garap Akses Menuju Objek Wisata

165

PACITAN – Tak dimungkiri Kabupaten Pacitan memiliki puluhan pantai yang indah. Desiran ombak dan pasir halus ditimpali semilir angin laut, mengundang wisatawan untuk berkunjung. Sayangnya, tak sedikit keluhan sulitnya akses menuju objek wisata terlontar dari para pelancong. ‘’Tahun ini kami fokus mendukung sektor pariwisata,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Budiyanto kemarin (9/2).

Budiyanto mengungkapkan, Pemkab Pacitan telah menganggarkan Rp 47 miliar lebih untuk rehabilitasi dan pemeliharaan jalan. Mayoritas untuk mendukung akses menuju destinasi wisata di Kota 1001 Gua ini. Pengembangan ditujukan ke arah selatan sebagai penyambung destinasi pantai. ‘’Terlebih Pacitan juga masuk kawasan geopark dengan tiga kabupaten lainnya, jadi harus digenjot potensi ini,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, beberapa ruas jalan menuju destinasi wisata seperti Pantai Srau, Watukarung, Ngiroboyo, Klayar, Buyutan, dan Banyu Tibo bakal mendapat sentuhan peremajaan. Akses menuju Pantai Watukarung misalnya. Meski jalur Pacitan-Watukarung mulus, namun jika pengunjung hendak melanjutkan kunjungan ke Klayar dari Watukarung, akses jalannya cukup sulit dilalui. ‘’Konektivitas antardestinasi wisata inilah yang kami garap tahun ini,’’ bebernya.

Terkait rusaknya jalan menuju Pemandian Banyu Anget di Arjosari, pihaknya tak dapat berbuat banyak. Pasalnya, jalur tersebut masih jadi akses kendaraan berat proyek pembangunan Waduk Tukul di Karanggede, Arjosari. Sehingga, jika diperbaiki saat ini percuma. Sebab, bakal kembali rusak lantaran dilewati kendaran berat. ‘’Pihak pelaksana proyek (PT Brantas Abipraya, Red) bakal melakukan perbaikan,’’ tuturnya.

Budi berharap kemudahan konektivitas antardestinasi wisata yang berdekatan bakal menggenjot tingkat kunjungan wisata. Pun pengunjung tak perlu memutar jauh untuk menuju destinasi di wilayah yang sama. ‘’Kami berharap warga mau membantu merawat jalan dengan menjaga saluran air atau membatasi kendaraan yang melebihi muatan melintas,’’  pungkas Budi. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here