Ngawi

Pemkab Ngawi Awasi Ketat Penerapan New Normal

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Penerapan new normal di Ngawi terus dipantau pemkab setempat. Terutama di pasar tradisional maupun modern yang selama ini menjadi konsentrasi massa. ‘’Semuanya wajib menaati ketentuan tatanan normal baru,’’ kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Ngawi Arif Setiyono Senin (15/6).

Arif mengungkapkan, pemkab telah mengeluarkan sembilan poin tatanan normal baru yang wajib dipatuhi. Pun, pelanggar terancam sanksi penutupan usaha hingga batas waktu yang belum ditentukan. ‘’Mulai hari ini (kemarin, Red) penerapan new normal kami pantau, terutama di pasar tradisional dan modern,’’ ujarnya.

Selama pemantauan, petugas getol mengingatkan pengunjung maupun pelaku usaha perdagangan agar disiplin menaati protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19. ‘’Dari hasil pantauan kami sudah baik. Semua pakai masker, cuci tangan pakai sabun, diukur suhu badan, dan lainnya,’’ papar Arif.

Pihaknya memberikan catatan kepada manajemen salah satu pasar modern terkait penggunaan face shield bagi petugas kasir. ‘’Sudah kami sampaikan supaya mulai besok (hari ini, Red) semua kasir pakai face shield dan sarung tangan. Itu penting karena mereka berhubungan langsung dengan uang yang jadi salah satu media penularan virus,’’ tuturnya.

Boiman, koordinator keamanan pasar modern yang dipantau satpol PP kemarin, mengaku selama ini pihaknya sudah berusaha menerapkan protokol kesehatan. Terkait peringatan agar kasir mengenakan face shield, dia menyebut dalam ketentuan sebelumnya tidak ada.
Bagian kasir, kata dia, hanya diminta menggunakan masker, sarung tangan, dan penyekat dari bahan transparan. ‘’Kalau memang ketentuan harus pakai face shield, pasti akan kami usahakan,’’ katanya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close