Pemkab Magetan Pasrah Tangani Tanggul Kali Gandong

30

MAGETAN – Pemkab Magetan akhirnya angkat tangan soal penanganan tanggul Kali Gandong. Karena beberapa kali usulan perbaikan yang diajukan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo selalu mentah. ‘’Alasannya selalu ada yang lebih prioritas. Itu saja,’’ terang Bupati Magetan Suprawoto.

Yang jelas, saat ini pihaknya tidak tahu sampai kapan perbaikan tanggul tersebut dibiarkan seperti itu. Kendati sebelumnya pihak BBWS Bengawan Solo sempat menyurvei lokasi tersebut. Bahkan, setelah itu menjanjikan perbaikan pada 2018. Sebelum kemudian terjadi bencana badai tropis cempaka di Pacitan. Yang membuat rencana itu batal. ‘’Tapi, kami selalau komunikasi dengan sana,’’ ujar bupati yang sering disapa Kang Woto itu.

Sejatinya pemkab ada niatan memperbaiki tanggul tersebut. Tapi, secara aturan itu bukan merupakan kewenangan daerah. Sehingga pemkab hanya bisa pasrah. Meskipun kerusakan tanggul itu makin parah. Bahkan, telah menelan korban jiwa. ‘’Kalau kami perbaiki salah, bisa kena tegur BPK (Badan pemeriksa keuangan) nanti,’’ katanya.

Masalah serupa merembet pada rencana perbaikan trotoar jalan di sekitar tanggul tersebut. Ternyata setelah dikaji perbaikan itu merupakan wewenang BBWS Bengawan Solo. Karena dibawah bangunan trotoar tersebut termasuk daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo. Padahal, kata Kang Woto, pemkab berniat memperbaiki trotoar sisi kanan dari arah Jalan Pahlawan ke barat tersebut. ‘’Kan kami mau memperbaiki trotoar itu supaya baik, tapi tidak bisa. Harus laporan dulu,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santosa mengaku sudah mengusulkan perbaikan tanggul itu ke BBWS Bengawan Solo. Tapi, hasilnya tetap saja nihil. Mereka beralasan tidak ada alokasi anggran untuk kegiatan itu di titik tersebut. ‘’Kami coba usulkan lagi dengan membenahi gambar konstruksi tanggul,’’ pungkasnya. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here