Madiun

Pemkab Madiun Fasilitasi Pemulangan Warga dari Wamena

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Warga yang eksodus dari Wamena terus mengalir. Tanpa kecuali Ibnu Susanto dari Desa Cabean, Saradan, dan Mohammad Safi’i Mufi’i asal Desa Sugihwaras, Saradan. Rabu (16/10), kedatangan mereka disambut Bupati Ahmad Dawami setelah melakukan penerbangan hampir sekitar 10 jam.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun Erwina Purnamasari mengatakan, kedua pengungsi dari Wamena itu diterbangkan menggunakan pesawat komersial tujuan Surabaya. Sebelum kemudian mereka dijemput oleh pemkab. ‘’Warga Kabupaten Madiun yang mengungsi dari Wamena kami tangani secara serius,’’ katanya.

Penanganan itu berupa bantuan pendampingan dan sosial. Selain itu, setibanya mereka di Kabupaten Madiun, juga langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan. ‘’Sebelumnya kami lakukan pendataan dulu,’’ ujarnya.

Erwin menyatakan, pelayanan optimal bakal diberikan pemkab kepada mereka yang merupakan pengungsi dari Wamena. Termasuk delapan orang lainnya dari luar daerah yang sebelumnya dipulangkan pemkab ke daerah masing-masing. ‘’Kami berikan pendampingan psikologis kepada seluruh pengungsi,’’ ungkapnya.

Soal kemungkinan adanya warga Kabupaten Madiun yang akan dipulangkan kembali dari Wamena pasca kerusuhan lalu, Erwin mengaku masih akan melakukan pendataan. ‘’Mungkin hari ini (17/10), kami kembali menerima pengungsi asal Madiun yang tinggal di Wamena dengan jumlah lebih banyak,’’ terangnya. (mgc/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close