Pemkab Didesak Serius Atur THM

13

PACITAN – Pemkab Pacitan diminta tidak menyepelekan aturan jam operasional tempat hiburan malam (THM) selama Ramadan. Seharusnya, sejak jauh hari aturan itu sudah disusun. Pun diedarkan ke pengelola THM sebelum Ramadan. Jika tidak ada aturan bisa blunder. ‘’THM bisa bebas beroperasi karena belum ada aturan,’’ kata Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono.

Dia khawatir bakal terjadi dampak berantai. Salah satunya aksi sweeping organisasi masyarakat (ormas) tertentu. Sebab, bisa saja, mereka tidak terima operasional THM yang umbar-umbaran selama Ramadan. Bahkan, bisa memicu  kekecewaan kepada pemerintah daerah selaku pembuat regulasi. ‘’Jangan sampai kelonggaran ini memicu rangkaian permasalahan lainnya,’’ ujarnya mengingatkan.

Pemkab diminta tegas. Tengara lupa mengatur THM lantaran fokus pemilu, menurut dia bukan alasan. Pemkab wajib sigap dengan kondisi masyarakat. Termasuk kegiatan usaha di wilayahnya. Pasalnya Pemkab memiliki puluhan lembaga yang memiliki tugas pokok fungsi masing-masing. ‘’Tergantung tingkat keaktifannya. Terutama OPD yang berwenang,’’ sergahnya.

Ronny lebih mengapresiasi kepekaaan Pemkab dalam mengaturan jam operasional THM dan rumah makan Ramadan tahun sebelumnya. Saat itu, semua dilakukan terbuka. Melibatkan berbagai lembaga hingga tokoh agama. Bahkan pengelola usaha pun dihadirkan. Itu lebih efektif sebagai sarana sosialiasi aturan yang ada. ‘’Sehingga mereka tidak bisa berdalih tidak menerima surat edaran atau lainnya,’’ tegasnya.

Pihaknya bakal berkoordinasi dengan pemkab pacitan. Khususnya satuan polisi pamong praja (satpol PP). Sebab, OPD ini yang paling berwenang mengatur hingga penindakan. Termasuk menanyakan masalah utama kendala penyusunan, penyampaian hingga penerapan aturan THM tahun ini. ‘’Kalau tidak ada masalah seharusnya minimal seminggu atau lima hari sebelum Ramadan sudah diterima pengelola usaha,’’ tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, penertiban operasional THM selama Ramadan tahun ini tidak seketat tahun sebelumnya. Hal tersebut dirasakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pacitan. Ramadan tahun lalu, MUI dilibatkan  dalam penentuan aturan jam opersional THM. Sdangkan tahun ini belum disenggol. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here