Pemkab Buka Dapur Umum di Desa Terdampak Banjir

429
FOTO: ISTIMEWA

MADIUN – Tidak hanya menuntaskan pemulihan warga terdampak banjir yang melanda senagian wilayah Kabupaten Madiun. Pemkab juga berupaya memberikan pelayanan bagi korban bencana hidrometeorologi itu. Seperti pendirian posko penggalangan bantuan. Lokasinya di Balerejo, Ngepeh (Pilangkenceng) dan Klumutan (Saradan). Adapun saat ini bantuan masih terpusat berasal dari BPBD dan dinas sosial.

Selain posko bantuan, pemkab mendirikan dapur umum di sejumlah tempat. Antara lain, di Desa Bajulan dan Klumutan (Saradan) serta kantor Kecamatan Balerejo.

Namun demikian, BPBD masih belum bisa menyebutkan berapa persisnya jumlah kepala keluarga (KK) dan rumah yang terdampak banjir tersebut. Saat ini, proses pendataan dan evakuasi korban terdampak banjir masih terus dilakukan.

Sementara itu, berdasar informasi yang dihimpu  Jawa Pos Radar Madiun, terpantau aliran Sungai Bengawan Solo terus mengalami peningkatan dengan level siaga hijau. Artinya, potensi banjir susulan masih sangat mungkin terjadi. Apalagi, belum lama ini wilayah Kabupaten Madiun juga diguyur hujan intensitas sedang. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here