Magetan

Pemkab Bentuk Tim Pemantau Harga Sembako

MAGETAN – Momentum Ramadan belum memberikan dampak ekonomi berlipat bagi pedagang daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Magetan. Bahkan, sebagian di antara mereka mengaku mengeluh dagangannya sepi pembeli. ‘’Penurunan pembeli sangat drastis. Mencapai sekitar 50 persen dibandingkan biasanya,’’ kata salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Sayur Magetan, Anik Indarti.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan merosotnya konsumen. Seperti daya beli warga memang menurun karena faktor ekonomi tak menentu. Di sisi lain, harga daging ayam naik. ‘’Kalau kenaikan harga terjadi karena pasokannya telat atau berkurang,’’ terang Anik.

Sementara itu, pemkab berupaya untuk menekan fluktuasi harga bahan pokok yang terjadi di sejumlah pasar tradisional. Upaya yang ditempuh adalah dengan membentuk tim satgas. Mereka bertugas untuk memantau dan memastikan, sekaligus mengontrol kenaikan harga bahan pokok. Dengan cara menggelar operasi pasar maupun menambah stok. ‘’Saya sudah koordinasi dengan dinas perdagangan dan perindustrian agar secepatnya membuka pasar murah selama bulan Ramadan,’’ ujar Wabup Magetan Nanik Endang Rusminiarti. (mgc/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close