Pemkab Anggap Demo PGI Sia-Sia

255

MEJAYAN – Pemkab Madiun menanggapi santai unjuk rasa (unras) Pentas Gugat Indonesia (PGI) yang menuntut tulisan Mejayan di lokasi ikonik Kecamatan Mejayan dicopot. Malahan, demo itu dianggap sia-sia.

Bupati Madiun Ahmad Dawami menegaskan, jauh hari pemkab telah menyiapkan langkah mengganti plakat ikonik yang bertuliskan Mejayan. ‘’Ya, memang itu hak mereka (unras, Red). Tapi kalau mau koordinasi ke kami, unras tidak akan sia-sia,’’ katanya, Rabu (25/9).

PGI berdemo di Taman Kota Mejayan Asti, Senin (24/9). Ada tiga hal yang disampaikan dalam demo tersebut. Meminta pemkab mencopot tulisan Mejayan di lima titik dalam waktu sepekan. Bila tak ingin dilaporkan kepolisian karena dianggap belum memiliki pijakan hukum.

Dua aturan hanya sebagai masterplan pengembangan kota-perkotaan, pembagian kawasan dan fungsinya periode 2009–2029. Bukan penetapan nama kota. Baik PP 52/2010 tentang Perpindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun dari Kota Madiun ke Kecamatan Mejayan maupun Perda 9/2011 tentang RTRW. ‘’Tidak usah khawatir. Sebelum ada unras, kami sudah ada rencana melakukan itu (penggantian, Red),’’ ujar Kaji Mbing –sapaan akrab Ahmad Dawami.

Kaji Mbing mengungkapkan sudah mencantolkan anggaran penggantian plakat nama Mejayan menjadi Caruban dalam kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS). Baik di perubahan APBD (P-APBD) 2018 maupun APBD 2019. Penerapan langkah itu, lanjut dia, tinggal menunggu turunnya hasil revisi PP 52/2010. Dia kurang mengetahui sudah sejauh mana perkembangan proses revisi. ‘’Masih diproses Kementrian. Tunggu saja,’’ ujarnya.

Seperti diberitakan, polemik penggantian nama Caruban menjadi Mejayan kembali diungkit oleh PGI. Setelah menggelar demo kali pertama pada Mei tahun lalu. Kelompok itu mengakhiri unras keduanya dengan menutup plakat tulisan Mejayan dengan spanduk bertuliskan Caruban dengan kata saja berukuran kecil di bawahnya. Banner berukuran sekitar 5×1 meter itu dikaitkan menggunakan kawat. Dalih aksi itu penggunaan Kota Mejayan yang tidak pas karena menafsirkan bahwa Mejayan adalah kota. Padahal, Mejayan merupakan kecamatan. Versi mereka, pengambilan nama yang tepat adalah Taman Perkotaan Mejayan. Perkotaan bisa diartikan sebagai sebuah kawasan. (cor/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here