Pemindahan PKL Alun-Alun Ngawi Tidak dalam Waktu Dekat

31
BAKAL DIPINDAH: Kondisi PKL di jalan serong timur Alun-Alun Merdeka Ngawi terlihat penuh sesak.

NGAWI – Penataan kembali pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Merdeka dipastikan tidak dilakukan dalam waktu dekat. Dinas terkait menyebut tahun ini tahapannya hanya penyusunan detail engineering design (DED).

‘’Satu sampai dua bulan baru selesai (penyusunan DED, Red). Sedangkan pembangunannya akan diusulkan pada anggaran tahun depan,’’ kata Kabid Tata Bangunan dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi Noor Hasan Muntaha Jumat (14/6).

Menurut Hasan, penyusunan DED lokasi baru PKL bukan pekerjaan mudah. DPUPR perlu melibatkan banyak pihak untuk membahas konsepnya. Sesuai rencana, PKL alun-alun kelak dipindah ke sebelah utara Masjid Agung Baiturrachman. ‘’Yang jelas, aktivitas pedagang di tempat tersebut nanti jangan sampai mengganggu kegiatan di masjid,’’ ungkapnya.

Selain organisasi perangkat daerah (OPD), lanjut dia, penyusunan DED tersebut melibatkan paguyuban PKL. Pihaknya juga menampung berbagai masukan termasuk dari takmir masjid agung. ‘’Sekarang masih kami godok lagi masukan-masukan itu untuk menentukan konsepnya nanti seperti apa,’’ jelasnya.

Sekadar gambaran, Hasan menyebut, lokasi anyar PKL itu akan dibuat seperti pusat jajanan selera rakyat (pujasera). Lengkap dengan taman dan tempat parkir. ‘’Rencananya aktivitas jualan di tempat baru itu berlangsung mulai pagi sampai malam,’’ ungkapnya.

Soal daya tampung tempat baru, Hasan mengaku tidak tahu. Sebab, pihaknya hanya sekadar memfasilitasi penyediaan lokasi. Sedangkan mengenai penempatan pedagang menjadi kewenangan dinas perdagangan perindustrian dan tenaga kerja (DPPTK). ‘’Rencana awal memang untuk PKL yang sekarang menempati jalan serong timur alun-alun. Tapi nanti keputusannya seperti apa masih menunggu rapat final dengan pihak-pihak terkait dulu,’’ paparnya.

Sekadar diketahui, wacana pemindahan PKL alun-alun kali pertama muncul dari Bupati Budi Sulistyono setahun lalu. Pun, pemkab telah menyediakan lahan sekitar 4.000 meter persegi untuk mewujudkan rencana tersebut. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here