PEMILU: Muncul Opsi Tunggui Proses Pencetakan

68

NGAWI – Upaya antisipasi disiapkan KPU Ngawi terkait potensi keterlambatan pengiriman surat suara. Salah satunya bakal menunggui langsung di percetakan sampai logistik itu siap dikirim. ‘’Kami akan berangkat ke Jakarta lagi kalau terlalu lama,’’ kata Ketua KPU Ngawi Syamsul Wathoni kemarin (21/3).

Toni –sapaan Syamsul Wathoni- mengatakan, Rabu malam lalu (20/3) pihaknya menerima lagi kekurangan surat suara dari percetakan. Namun, tetap saja kekurangannya masih banyak. Sisanya, kata dia, dijanjikan dikirim dari percetakan besok. ‘’Katanya begitu, tapi tidak tahu kenyataannya,’’ ujarnya.

Karena itu, pihaknya bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Apalagi, selain jumlahnya masih kurang, pihaknya nanti juga perlu meminta pengganti surat suara yang rusak. ‘’Pokoknya kami menargetkan akhir bulan ini selesai. Kalau tidak ya kami tunggui di percetakan sampai jadi,’’ tegasnya.

Diketahui, dari total kebutuhan surat suara 3.611.895 lembar untuk semua jenis, KPU Ngawi saat ini baru menerima 2.208.586 lembar, sehingga masih kekurangan 1.403.309 lembar. Itu belum termasuk pengganti surat suara yang rusak setelah dilakukan proses penyortiran. ‘’Untuk yang rusak, kami sudah mendata. Suratnya juga sudah kami kirim,’’ tuturnya.

Toni menambahkan, pihak KPU Jawa Timur meminta KPU daerah meng-update kebutuhan surat suara. Data kekurangannya akan dikirim ke KPU RI sehingga bisa langsung menyampaikannya ke percetakan di Bekasi. ‘’Harapannya memang nanti penggantinya (surat suara, Red) bisa dikirimkan satu waktu,’’ ucapnya.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan kapan kebutuhan surat suara di Ngawi bisa klir. Sebab, untuk surat suara pengganti itu masih menunggu proses penyortiran tuntas. Padahal, kemarin pihaknya baru mulai proses sortir tahap kedua. Selain surat suara DPD, ada surat suara DPRD Kabupaten yang prosesnya diperkirakan jauh lebih lama. ‘’Karena ada enam dapil dan lipatannya juga banyak. Pasti butuh lebih teliti, biar tidak ada yang tertukar (dapil) nanti,’’ paparnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here