PolitikPonorogo

PEMILU 2019: Yang Tertinggi Dapat Kursi

PONOROGO – Masih banyak yang belum memahami metode penghitungan baru untuk pembagian kursi di DPRD. Metode yang disebut sainte lague mulai diterapkan di pileg tahun ini. Penghitungan menggunakan bilangan pembagi pemilih (BPP) sudah tak dipergunakan lagi. ‘’Sekarang sudah tidak lagi menggunakan kuota hare. Suara yang diperoleh partai akan dibagi secara berurutan dengan bilangan ganjil 1, 3, 5, 7,’’ terang Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Arwan Hamidi, kemarin (25/4).

Lantaran baru diterapkan kali ini, Arwan tak menampik jika masih ada yang belum memahami. Dijelaskannya, metode tersebut berasal dari nama si penemunya. Yakni, matematikawan asal Prancis Andre Sainte Lague. Sebelumnya, konversi suara menjadi kursi menggunakan metode kuota hare yang dihitung menggunakan BPP. ‘’Dasar hukumnya UU 7/2017 tentang Pemilu yang diperbarui UU 7/2019,’’ ujarnya.

Perbedaan paling mencolok antara kedua metode, adalah tidak adanya variabel harga kursi. Jika menggunakan metode kuota hare, harga kursi ditentukan terlebih dahulu. Bilangan pembaginya bisa berbeda. Namun kali ini, bilangan pembagi yang digunakan sama, yakni bilangan ganjil. Untuk menentukan kursi pertama misalnya, seluruh partai dibagi dengan bilangan 1. Semisal partai A sudah mendapat kursi pertama, untuk kursi keduanya, dibagi bilangan 3. Bila partai B, C, atau D sudah mendapat kursi pertama. Selanjutnya dibagi lagi menggunakan bilangan ganjil, sama seperti partai A. ‘’Hasil di setiap pembagian itu, yang angkanya tertinggi, berhak mendapat kursi,’’ sebutnya.

Meski tampak ribet, Arwan menyebut jika akan ada alat bantu penghitungan secara elektronik. Meski begitu, tidak akan mengurangi validitas hasil konversi suara menjadi kursi. Sementara sampai saat ini, KPU masih dalam proses merampungkan penghitungan suara di tingkat kecamatan. ‘’Karena masih ada quality control langsung dari penghitungan manual oleh manusia melalui pleno,’’ kata Arwan. (naz/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close