PEMILU 2019: Tak Ada Lagi Hansip Berseragam di TPS.jpg

86

PACITAN – Dipastikan tak ada lagi anggota perlindungan masyarakat (linmas) berseragam hijau muda yang mengamankan TPS dalam Pemilu 2019. Sebab, petugas yang lebih populer dengan sebutan pertahanan sipil (hansip) itu digantikan petugas ketertiban TPS. ‘’Mereka tidak berseragam layaknya linmas. Hanya dilengkapi tanda pengenal sebagai petugas ketertiban,’’ kata Komisioner Divisi Teknis KPU Pacitan Sulis Styorini.

Rini, sapaan akrabnya, membantah tidak adanya petugas berseragam linmas dalam Pemilu 2019 lantaran minimnya anggaran. Dia beralasan tidak ada ketentuan untuk penggunaan seragam dalam pengamanan TPS. ‘’Tidak ada aturan tentang seragam, yang ada aturan tentang tanda pengenal petugas ketertiban TPS,’’ jelasnya.

Meski begitu, Rini menegaskan fungsi petugas ketertiban TPS tidak berbeda jauh dengan linmas. Sama-sama menjaga ketertiban kegiatan pemungutan hingga penghitungan suara pemilu. ‘’Sebenarnya, tugas dan fungsi sama saja,’’ ujarnya.

Rini menyebut petugas ketertiban TPS yang dilibatkan dalam Pemilu 2019 sebanyak 3.946 personel untuk 1.973 TPS. Setiap TPS terdapat dua petugas ketertiban. Sedangkan empat di antaranya masih dalam proses rekrutmen. Pasalnya empat petugas ketertiban tersebut berasal dari dua TPS tambahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Pacitan dan Pondok Pesantren Tremas. ‘’Masih dalam proses rekrutmen bersama KPPS,’’ imbuhnya.

Ketiadaan linmas itu sudah terlihat dalam simulasi coblosan pemilu yang digelar KPU di kantor Kecamatan Pacitan Kamis (28/3). Tidak ada petugas berseragam hijau yang biasa terlibat di TPS dalam setiap kegiatan pemilu sebelumnya. Yang terlihat petugas berpakaian batik atau berkemeja dengan tanda pengenal yang dikalungkan di leher. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here