Pemilu 2019: PKB Berpeluang Dapat Kursi, PDIP Tetap Terbanyak

81

NGAWI – Peluang calon legislatif (caleg) petahana mempertahankan perolehan kursi di daerah pemilihan (dapil) Ngawi I masih terbuka lebar. Tapi, pengecualian bagi caleg incumbent yang pada pemilu 2014 lalu berhasil meraih kursi dengan suara kecil. ‘’Bukan tidak mungkin digeser oleh caleg baru yang mau ngotot dalam persaingan kontestasi pemilihan legislatif (pileg),’’ kata Rudi Tri Wahid, pengamat politik Ngawi kemarin (23/1).

Diakuinya, saat ini masing-masing caleg punya peluang sama mendapat kursi. Tinggal bagaimana strategi yang mereka terapkan untuk meraup suara sebanyak-banyaknya pada 17 April 2019 mendatang.

Meski begitu, poin lebih tetap didapat caleg petahana. Karena mereka sudah punya konstituen. Sehigga, mereka tinggal merawatnya saja dengan meningkatkan komunikasi. ‘’Sebenarnya hanya itu yang mereka butuhkan, komunikasi intensif dengan orang yang diwakilinya,’’ tuturnya.

Bagaimana dengan caleg baru? Rudi mengaku mereka harus kerja keras. Mulai dari membangun jaringan, mempunyai kekuatan logistik, dan komunikasi interaktif. ‘’Itu yang bisa memengaruhi keberhasilan mereka dalam pemilu nanti,’’ kata Rudi.

Terkait peta persaingan di Dapil Ngawi I, Rudi menyebut semua masih sulit ditebak. Tapi, dia memprediksi PDIP bisa unggul. Bahkan, dimungkinkan partai berlambang banteng moncong putih itu bisa memperoleh tiga kursi pada dapil yang meliputi Ngawi, Kasreman dan Pitu tersebut. Peluang mendapat kursi di dapil I juga terbuka lebar bagi PKB. ‘’PKB dulu sempat gagal, tapi sekarang saya lihat ada upaya keras dari mereka untuk meraih kursi. Apalagi, ada tokoh mereka yang maju dari dapil I,’’ bebernya.

Rudi mengungkapkan jika skenario itu tepat otomatis akan ada caleg petahana yang tereliminasi. Terutama mereka yang berasal dari PKS, Golkar dan PAN. ‘’Jika mengacu perolehan suara sebelumnya, ketiganya memang berhasil mengirim wakil mereka. Tapi suara yang mereka peroleh itu jauh dari zona aman menurut saya,’’ ungkapnya. (tif/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here