PEMILU 2019: Caleg Demokrat Dukung Jokowi-Ma’aruf

107

PONOROGO – Politik memang unik. Neni Eviliana calon legislatif (caleg) DPRD Ponorogo dari Partai Demokrat mendukung pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 nomor 01 Joko Widodo dan Ma’aruf Amin. Padahal, partai berlambang bintang Mercy itu tergabung dalam gerbong koalisi pengusung paslon nomor 02 Prabowo dan Sandiaga Uno.

Dukungan Neni yang maju di daerah pilihan (dapil) III ini kepada paslon 01 ditunjukkan ke publik lewat banner. Tersebar di tiga titik mulai Pulung, Ngebel, dan Sawoo. Sosok Jokowi-Ma’aruf nampang pada bagian atas dengan porsi hampir seperempat dari media kampanye berukuran 2×3 meter itu. Banner caleg berusia 38 tahun itu pun mengundang perhatian warga, netizen, hingga kontroversi di tubuh partai. ‘’Secara pribadi saya mendukung paslon nomor 01. Ini tidak bisa dipaksakan,’’ kata Neni kemarin (4/4).

Neni juga ambil bagian dalam relawan nomor 01. Meski mengetahui tindakannya berseberangan dengan partai pengusung. Nah, banner tersebut dibuat dan dipasang relawan Jokowi-Ma’aruf dua hari lalu setelah mengantongi izin darinya. ‘’Saya mendukung tidak hanya pilpres kali ini, tapi juga pemilu sebelumnya,’’ ungkapnya kepada Radar Ponorogo.

Dia menyadari tindakannya berseberangan jalan partai yang dinakhodai Susilo Bambang Yudhoyono itu. Pengurus pun telah memperingatkan karena tindakan itu menimbulkan kontroversi hingga memicu polemik sesama kader. Meski telah meminta maaf, namun Neni tidak akan melepas banner-nya. Apalagi dipaksa memilih dan mendukung paslon nomor 02. ‘’Saya tidak ingin membohongi pilihan yang sudah berdasarkan hati dan nurani,’’ tuturnya.

Kendati demikian, Neni menolak disebut membelot. Tanpa mengurangi integritasnya terhadap partai dengan mengklaim tetap loyal dan menjadi kader yang baik. Di sisi lain, dia menyebut banyak kader Demokrat yang mendukung paslon 01. Namun, hanya dirinya yang berani terang-terangan menyatakan dukungan. Ibu dua anak ini pun siap menerima sanksi bila pengurus partai keberatan. ‘’Saya sudah minta maaf dan memberikan penjelasan ke pengurus,’’ ucapnya.

Terpisah, Supriyanto, ketua badan pemenangan daerah paslon 02 Prabowo-Sandi mengaku prihatin dengan tindakan Neni. Dia meminta pengurus Demokrat memberikan peringatan. Meski dia meyakini persoalan tersebut tidak berpengaruh terhadap perolehan suara. ‘’Kalaupun tidak (diberi peringatan), tidak masalah. Kami yakin tetap bisa menang,’’ katanya. (mg7/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here