Magetan

Pemilik Bangunan Liar Diultimatum

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab Magetan mengultimatum pemilik bangunan liar di kawasan Taman Sarangan. Seluruh aktivitas harus dihentikan karena belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). ‘’Kami sudah menyerahkan surat peringatan 22 September lalu,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan Rohmad Zainuddin.

Rohmad menyebut, dua bangunan belum mengantongi IMB. Konstruksinya permanen dan masih dibangun. Satu di antaranya rencananya dijadikan warung makan. ‘’Jika untuk usaha, maka harus menyerahkan desain pengelolaan limbah dan konstruksi bangunannya,’’ ujarnya.

Sebelum melayangkan surat, DPUPR bersama aparat kepolisian telah memperingatkan secara lisan. Keterlibatan polisi karena lokasi bangunan bisa merusak fasilitas publik. Yakni, roller barrier atau guardrail. Apalagi, material di pinggir jalan bisa mengganggu arus lalu lintas. ‘’Saat itu mereka menyanggupi mengurus perizinan. Kami akan cek kembali perkembangannya,’’ papar Rohmad.

Rajianto, salah seorang pemilik bangunan, berjanji mematuhi perintah DPUPR. Proses pembangunan warung dihentikan sebelum urusan legalitasnya beres. ‘’Kami patuh saja,’’ kata warga Desa Gredu, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, tersebut. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close