Pembongkaran Pasar Legi Ditarget Kelar Februari

126

PONOROGO – Lunas. Rp 759 juta nilai bongkaran pasar legi telah dilunasi Andika Pratama. Makelar lelang asal Kota Bengawan (sebutan Kota Solo) itu kini mulai melakukan pembongkaran Pasar Legi Songgolangit. ‘’Sudah mulai pembongkaran sebagaimana kesepakatan,’’ kata Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono.

Kurang dari sebulan, Pasar Legi Songgolangit harus rata dengan tanah. Alias nol persen. Luasan areal yang wajib dibongkar mencapai 8.652 meter persegi. Selain seluruh material bangunan, Andika berhak memiliki genset di dalam pasar terbesar di Bumi Reyog tersebut. ‘’Februari ini tuntas,’’ ujarnya.

Jaminan uang Rp 100 juta yang telah disetorkan kas daerah (kasda) menjadi taruhan. Jika, Andika dan anak buahnya tak sanggup meratakan bangunan hingga nol persen. ‘’Uang jaminan itu yang nantinya kami gunakan untuk melanjutkan jika pembongkaran tidak selesai,’’ tuturnya.

Pemkab bakal mengawal dan membantu proses pembongkaran tersebut. Juga siap memfasilitasi ruang pembuangan material yang tak terpakai agar deadline terkejar. ‘’Sejauh ini, mereka bilang sanggup menampung seluruh material,’’ katanya.

Bambang tak cukup tahu kapan pemerintah pusat siap memulai pembangunan pasar baru. Yang jelas, pembongkaran disegerakan agar tak mengganggu progres pembangunan proyek kakap tersebut. Bambang menerima informasi dari detail engineering design (DED) Pasar Legi baru. Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Pasar Legi baru hingga tuntas mencapai sekitar Rp 244 miliar. ‘’Untuk detailnya seperti apa, termasuk bagaimana perkembangan lelang di tingkat kementerian, tupoksinya disperdakum,’’ sebutnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here