Pembangunan Empat Taman Baru Sedot Anggaran Rp 1 M

120

PACITAN – Pemkab Pacitan bakal memanfaatkan lahan tidur di tengah kota. Tak mau mubazir dan hanya jadi lahan pedagang kaki lima (PKL) ilegal buka lapak, dinas lingkungan hidup (DLH) setempat bakal menyulap jadi taman. Tahun ini anggaran Rp 1 miliar disiapkan untuk membangun empat taman baru.  ‘’Sudah dimulai dengan menyediakan lahan,’’ kata Kepala Dinas DLH Pacitan Edi Yunan Ahmadi kemarin (15/3).

Empat taman baru tersebut antara lain di pertigaan JLS baru, pertigaan SPBU Ploso, serta satu titik di jalur W.R. Soepratman. Anggaran tersebut juga untuk peremajaan empat taman lainnya. Saat ini total ada 10 taman termasuk milik kecamatan dan kelurahan. ‘’Agar lebih nyaman dengan tambahan taman ini,’’ ujarnya.

Jika tak segera dimanfaatkan, Yunan khawatir lahan kosong tersebut bakal digunakan mangkal para PKL. Selain ilegal, keberadaan PKL yang buka lapak sembarangan juga mengganggu tata kota. Terlebih tak sedikit dari mereka sulit dipindahkan dan terus bertambah. ‘’Daripada kedahuluan mereka, kita buat taman,’’ tuturnya.

Tak hanya itu, pembangunan perumahan serta alih fungsi lahan beberapa tahun terakhir turut mengancam ruang terbuka hijau (RTH) di Pacitan. Padahal, keberadaan RTH 20 persen di dalam kota merupakan salah satu syarat penilaian untuk meraih Adipura. Sehingga, pembangunan taman tersebut bakal terus digarap. ‘’Khawatirnya kalau ke depan RTH akan berkurang,’’ ungkapnya.

Akhir tahun lalu, satu taman di perempatan Barean juga usai dibangun DLH. Taman yang dilengkapi air mancur tersebut menelan anggaran lebih dari Rp 300 juta. Sayangnya, taman tersebut minim dimanfaatkan masyarakat beraktivitas.

Sementara, satu lokasi di samping SPBU Ploso mulai dikosongkon pengguna lahan. Di tanah aset pemerintah tersebut sebelumnya berjejer bangunan semipermanen tempat usaha. Kini pembongkaran mulai dilakukan. Sementara lokasi rencana taman lainnya belum ada aktivitas. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here