PEMBALAKAN LIAR: Tertangkap Basah Curi Jati di Hutan

57

NGAWI – Aksi illegal logging masih sulit diberangus. Buktinya, empat pelaku pembalakan liar di KRPH Grogol, Widodaren, dicokok petugas gabungan KPH Ngawi dan Polsek Widadaren. Mereka ditangkap saat hendak mengangkut kayu hasil curian pada dini hari kemarin (1/5). ‘’Dipergoki mandor kenteng yang sedang berpatroli di kawasan petak 22 setelah mendengar suara pohon roboh,’’ kata Humas Perhutani KPH Ngawi Edi Wibowo.

Tiga dari empat pelaku pembalakan liar tersebut berasal dari Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin. Yakni, Slamet, Sutrisno, dan Suwarno. Sedangkan seorang lainnya adalah Tugiyono, warga Desa Banyumeneng, Ngrambe. Mereka dibekuk petugas gabungan di Desa Banyubiru, Widodaren, saat hendak menaikkan kayu hasil curian ke dalam mobil. ‘’Bersama petugas polsek, kami intai dulu aksi para pelaku sebelum akhirnya berhasil dibekuk,’’ imbuh Edi.

Dalam pengintaian, petugas gabungan membiarkan lebih dulu empat blandong kayu tersebut beraksi. Mereka sengaja dibiarkan memikul kayu gelondongan, lantas naikkan ke mobil Grand Max nopol S 5154 SN. Setelah itu, barulah petugas melakukan penangkapan. ‘’Didapatkan barang bukti berupa kayu Sono enam batang ukuran dua meter,’’ ungkapnya.

Keempat pelaku pembalakan liar tersebut lantas digelandang ke Mapolsek Widodaren. Petugas juga mengamankan beberapa barang bukti lain seperti tiga buah gergaji dan tali bandhat warna kuning. Termasuk, satu unit motor dan mobil untuk mengangkut kayu hasil curian tidak ketinggalan diamankan. ‘’Empat pelaku beserta barang bukti dimankan di Polsek Widodaren,’’ pungkas Edi. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here