Pelebaran dan Rekonstruksi Jalan, Pemprov Gelontor Duit Rp 40 Miliar

39

PACITAN – Pemprov Jawa Timur menggelontorkan anggaran Rp 40 miliar ke Pacitan. Duit sebanyak itu untuk membiaya pelebaran dan rekonstruksi jalan. Salah satunya ruas Arjosari-Nawangan. ‘’Arjosari-Nawangan terus lanjut. Kemarin empat kilometer, sekarang tiga kilometer,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Provinsi Jatim Gatot Sulistyo Hadi kemarin (2/4).

Awalnya, pihaknya berencana melebarkan jalan tujuh meter sesuai standar jalan provinsi. Hanya tidak bisa dilakukan lantaran kondisi jalan berbahaya. Tidak hanya mepet perumahan warga, tapi  juga jurang di sisi kanan-kiri jalan. Sehingga, untuk mewujudkannya tidak mudah. ‘’Pelebaran dan rekonstruksi empat kilometer itu panjang. Prosesnya lama karena juga mengatur arus lalu lintas saat pengerjaan,’’ ujarnya.

Dari anggaran Rp 40 miliar, khusus ruas Arjosari-Nawangan menyedot Rp 14,3 miliar. Meski besar, sejatinya anggaran tersebut berkurang dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 23 miliar. Sisanya, untuk ruas Pacitan-Ponorogo yang kerap longsor. Baik badan jalan maupun tebing di sisi jalan. Paling parah di wilayah Tegalombo, ada lebih 11 titik. ‘’Yang paling dahsyat 2017 lalu, sampai 20 titik. Yang banjir besar itu,’’ jelasnya.

Pekerjaan tersebut, lanjut dia,  bakal digeber. Khusus jalan terdampak longsor ruas Pacitan-Ponorogo ditargetkan selesai sebelum Ramadan. Itu dilakukan agar akses jalan provinsi tersebut tidak mengganggu arusmudik dan balik Lebaran. ‘’Kami upayakan secepatnya, mudah-mudahan sebelum Ramadan bisa selesai,’’ harapnya.

Diberitakan sebelumnya, jalur Pacitan-Ponorogo sempat lumpuh pascabanjir dan longsor awal Maret lalu.  Paling parah di ruas Desa Ngreco, Tegalombo dan Bolosingo, Pacitan. Di Desa Ngreco, tebing setinggi sekitar 10 meter ambrol. Di Desa Bolosingo badan jalan tergerus hingga sepanjang sekitar lebih 50 meter.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPT Balai Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (BPJ) Jatim Budi Hari Santoso menyebut terdapat sekitar 11 titik longsor yang kini diajukan anggaran perbaikannya ke gubernur. Diperkirakan nominalnya Rp 10 miliar. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here