Mejayan

Pelajar Nongkrong Sepulang Sekolah, Ganti Tatap Meja Kafe

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pengawasan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) SMA/SMK di Kabupaten Madiun tidak berjalan baik. Banyak siswa enggan langsung pulang ke rumah selepas PTM. Seperti yang terlihat di salah satu kafe di Jalan Ahmad Yani, Mejayan, sekitar pukul 12.00 Rabu (14/10).

Tujuh siswi berseragam putih abu-abu asyik bercengkerama. Mereka ganti menatap meja kafe setelah menghadap meja kelas. Meski mengenakan masker, namun posisi duduknya saling berdekatan. Pemandangan tersebut tentu bertolak belakang dengan harapan Bupati Madiun Ahmad Dawami yang mengizinkan uji coba PTM.

Peserta didik diharapkan menjadi kader disiplin protokol kesehatan (prokes) melalui penguatan pendidikan karakter. Bahkan, Kaji Mbing, sapaan bupati, mempersempit cakupan zona merah. Yakni, syarat lembaga pendidikan boleh menggelar kegiatan belajar-mengajar di kelas.

Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun Didik Harianto menyebut, mobilitas siswa selama PTM dipantau. Patroli saat berangkat dan pulang. ‘’Kalau kedapatan tidak langsung pulang, dikembalikan ke pihak sekolah untuk pembinaan,’’ ujarnya.

Didik berharap pengawasan siswa tidak dititikberatkan ke lembaganya. Demi efektivitas, tugas itu butuh kerja sama berbagai pihak. ‘’Seperti yang ditekankan Pak Bupati, pihak sekolah juga ikut membantu,’’ ucapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close