Pekerjaan Stadion Yosonegoro Butuh Perlakuan Khusus

30
TUNGGU MATERIAL: Pekerjaan Stadion Yosonegoro sempat terhenti beberapa hari.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Hanya beberapa pekerja terlihat mengecat dinding tribun barat. Ketika waktu pengerjaan Stadion Yosonegoro terus berkurang, intensitas pekerjaan di markas klub Persemag itu justru ikut melambat. ‘’Pekerjaan tidak terhenti. Masih berjalan seperti biasa,’’ tepis Kabid Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan Ambar Setyanto.

Jika tak nampak banyak pekerjaan, kata Ambar, itu karena pekerja tengah menunggu material. Beberapa material memang menggunakan pabrikan. Tidak semuanya dibuat secara manual. Karena itulah, mau tak mau progres pengerjaan tak ada peningkatan. Begitu material datang, langsung dilakukan percepatan. ‘’Kalau ada penurunan pekerjaan karena nunggu bahan,’’ katanya.

Ambar pun memastikan, event yang berlangsung di kompleks olahraga itu tidak mengganggu pekerjaan fisik. GOR Ki Mageti yang hanya berjarak selemparan batu dari stadion itu, setiap harinya ramai dengan berbagai event. Pun, para pedagang kaki lima (PKL) memadati sepanjang Jalan Yosonegoro itu. Ratusan hingga ribuan orang datang ke kawasan olahraga tersebut. ‘’Kami tidak terganggu karena sudah diperhitungkan sebelumnya,’’ ujarnya.

Ambar mengaku terus mengamati dan memantau pengerjaan stadion yang sempat mengalami tiga kali gagal lelang itu. Memang butuh perlakuan khusus. Terutama pada item pekerjaan pembangunan lapangan. Waktu pengerjaannya lebih pendek ketimbang dua item pekerjaan lainnya. Hanya tersisa 130 hari kalender. Waktunya terpangkas karena sempat mengalami lelang ulang. ‘’Kami terus mengawal supaya selesai tepat waktu dan tepat mutu,’’ tuturnya.

Ambar mengakui, konsentrasinya sempat terbagi antara mengawasi pembangunan stadion dan kegiatan napak tilas dalam rangka HUT Kabupaten Magetan bulan ini. Pelaksanaan napak tilas Ngunut-Parang itu rencananya dilaksanakan hari Rabu (9/10). Banyak persiapan yang harus dilakukannya. Namun, dia tetap menyempatkan menengok pekerjaan fisik di stadion. ‘’Saat ini masih fokus untuk persiapan napak tilas,’’ terangnya.

Pembangunan Stadion Yosonegoro dibagi menjadi tiga item. Meliputi pembangunan kawasan tribun timur (Rp 441,23 juta), tribun barat (Rp Rp 1,97 miliar), dan lapangan (Rp 2,01 miliar). Di luar tiga item itu masih banyak pekerjaan lain yang harus dituntaskan. ‘’Kami menyesuaikan keuangan daerah. Berapa pun akan kami maksimalkan untuk penyempurnaan sarpras olahraga ini,’’ pungkasnya. (bel/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here