Pekerjaan Menanti, Siap Pacu Kerja Legislasi

1217

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Wakil rakyat terpilih berencana memacu kinerja legislasi daerah. Sebab, masih ada sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) yang menanti untuk dibahas dan disahkan. Termasuk, yang menjadi tunggakan sejak beberapa tahun terakhir. ‘’Ada beberapa yang belum terbahas sampai tiga tahun. Ini menjadi prioritas untuk segera kami bahas,’’ ungkap Ketua sementara DPRD Sunarto, Jumat (6/9).

Demi menghindari polemik, Sunarto enggan memerinci apa saja raperda yang menjadi tunggakan sejak tiga tahun terakhir itu. Namun demikian, ada belasan raperda yang memang harus dibahas legislatif baru pada tahun ini. Setidaknya ada 13 raperda yang tahun ini masuk program legislasi daerah (prolegda). Termasuk raperda APBD 2020. ‘’Yang kami prioritaskan pertama tentu APBD 2020. Setelah itu lanjut ke beberapa raperda yang hampir kedaluarsa,’’ ujarnya.

Beberapa dari belasan raperda itu antara lain mengenai pemekaran wilayah, tera ulang, hingga pengelolaan sampah. Menurut Sunarto, sebagian raperda itu sudah memakan banyak biaya dan belum terselesaikan hingga kini. Jika lebih dari tiga tahun, maka dia khawatir harus mulai dari nol dalam menyusun raperda-raperda itu.

Ada sejumlah kendala hingga membuat beberapa raperda tak kunjung dibahas dan disahkan. ‘’Sebagian sudah lengkap, sudah ada kajian akademik, tinggal pembahasan antara pemkab dan DPRD,’’ sebut mantan anggota DPRD dari PAN itu.

Terlepas dari semua persoalan itu, DPRD harus segera membahas karena sudah mengeluarkan banyak biaya untuk mempersiapkan berbagai hal. Mulai dari kajian akademik hingga studi banding ke daerah lain. Sunarto meminta semua pihak untuk berbaik sangka. Dan, meminta kepada segenap wakil rakyat baru untuk segera bekerja bersama mengurai satu demi satu tunggakan tersebut. ‘’Etos kerja DPRD harus meningkat dari sebelumnya. Setidaknya, akan ada prioritas setelah RAPBD 2020,’’ ujar Sunarto. (naz/adv/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here