Pekan Panutan PBB Gugah Kesadaran Wajib Pajak

26

MADIUN – Upaya untuk mendongkrak pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) diterapkan oleh Bapenda Kota Madiun. Pada Jumat (2/5) lalu misalnya. Bapenda menggelar pekan panutan PBB perkotaan. Program itu diterapkan seiring dengan diberikannya surat pemberitahuan pajak terhutang (SPT) PBB beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Madiun Maidi mengimbau para wajib pajak agar membayar sebelum jatuh tempo pada September 2019. Apalagi, pajak merupakan sebagai salah satu sumber pendapatam daerah yang digunakan untuk kelangsungan pembangunan. ‘’Meskipun jatuh temponya masih lama, tapi lebih awal lebih bagus. Pekan panutan ini sebagai contoh, tentunya kita harus mendahului, tidak sekedar mengajak,’’ terang Maidi.

Sebagai bentuk permulaan, Maidi bersama dengan ketua DPRD Istono, dan sekda Rusdiyanto melunasi kewajibannya membayar pajak. Dengan begitu, diharapkan masyarakat bisa mengikuti jejaknya.

Maidi menuturkan, pajak ini sangat dirasakan manfaatnya untuk pembangunan Kota Madiun. Apalagi, pajak akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk APBD 2020. Dimana sebagian anggaran akan disisihkan untuk dikelola lurah secara langsung. ‘’Kemanfaatan pajak ini bisa dirasakan langsung, apabila ada keluhan dari masyarakat bisa segera ditangani dengan menggunakan hasil pajak tadi,’’ tutur mantan sekda Kota Madiun itu.

Sebagai stimulus, Bapenda bakal memberikan reward kepada wajib pajak diatas Rp 200 ribu. Di sisi lain, pemkot juga akan melakukan pemerataan pembangunan sampai bawah. Seperti pavingisasi, drainase, jalan gang, hingga penerangan jalan umum (PJU). Hal ini dilakukan agar masyarakat kian semangat membayar pajak tepat waktu. ‘’Ini upaya kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan adanya reward ini kan mereka akan tergugah, di akhir tahun nanti yang bayar tepat waktu akan dapat kupon undian dan berkesempatan mendapat sepeda motor,’’ beber maidi

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Madiun Sudandi mengatakan, jumlah target wajib pajak pada tahun ini meningkat. Dengan 300 petugas pemungut pajak, bapenda menyasar 50.331 wajib pajak di Kota Madiun. Selain objek, pendapatan pajak ini akan meningkat sebanyak Rp 1 miliar. ‘’Kami akan lakukan saran wali kota untuk tahun depan. Kami akan lebih intensif untuk pengecekan di lapangan dan ada penyesuaian baru terhadap bangunan wajib pajak. Yang jelas, optimalisasi akan terus kami lakukan,’’ jelasnya. (dya/her/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here