Pedagang Pasar Lanang Ingin Disatukan

64

PONOROGO – Rencana besar menyatukan pedagang di seputaran Pasar Legi Songgolangit membuat pedagang Pasar Lanang menaruh harap. Mereka juga ingin difasilitasi ruang niaga yang lebih laik di pasar baru yang akan dibangun pemerintah pusat tersebut.

Sundari menyebut, jumlah pedagang yang aktif berdagang di Pasar Lanang semakin berkurang. Jumlah anggota paguyuban sekitar 300 orang. Fakta di lapangan, tak sampai seratusan yang bertahan. Tak banyak untung karena pamor Pasar Lanang semakin meredup. ‘’Banyak yang nyambi jualan online atau gelar lapak di tempat lain seperti car free day. Yang aktif berjualan tinggal seratusan. Sisanya tetap bayar retribusi harian, tapi tidak buka toko,’’ imbuh Koordinator Paguyuban Pedagang Pasar Lanang.

Kondisi bangunan pasar yang tak sebagus dulu kian membuat pasar sepi. Tiap turun hujan, lorong-lorong Pasar Lanang digenangi air. Sebab, atap bocor di mana-mana. Banyak pedagang yang spontan tutup toko begitu diguyur hujan. Maklum, sebagian besar merupakan pedagang busana. ‘’Pasar Lanang ini kalau hujan trocoh. tiap hari semakin sedikit yang tokonya buka,’’ sebut Sundari yang juga jualan busana.

Sundari Cs pun wadul ke pemkab. Mereka mendapat jawaban dari disperdakum bahwa akan difasilitasi ruang niaga di pasar legi baru. Namun, belum ada penjelasan lanjutan, berapa pedagang yang akan ditampung. Sundari pun sudah berkomunikasi langsung dengan Bupati Ipong Muchlissoni. ‘’Sebelum kegiatan Pasar Rakyat di Jakarta, kami sempat usul. Katanya (Ipong) akan difasilitasi di pasar legi baru. Kami berharap bisa terealisasi,’’ harapnya. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here