Ponorogo

Pedagang Pasar Lanang Dipindah ke Pasar Legi

Sepi dan Terus Merugi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pendataan pedagang calon penghuni Pasar Legi Ponorogo dimulai. Dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disperdakum) setempat meneliti data pedagang di Pasar Legi Selatan alias Pasar Lanang untuk diusulkan boyongan tahun depan. ‘’Informasinya semua pedagang diusulkan pindah ke Pasar Legi,’’ kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Legi Selatan Sundari Senin (24/8).

Pertemuan antara disperdakum dan paguyuban digelar di musala pasar itu. Sundari menjabarkan jumlah pedagang Pasar Lanang sekitar 500 orang. Sebagian di antaranya tidak lagi berjualan karena sepi pembeli. ‘’Kondisinya saat ini sudah jauh berbeda,’’ ujarnya.

Di Pasar Legi Selatan, banyak pedagang kesulitan menjual dagangannya. Pasar itu sudah tidak seramai dulu ketika jadi jujukan utama aneka kebutuhan, khususnya sandang. ‘’Sekarang pedagang berangkat ke pasar naik becak Rp 10 ribu. Seharian berjualan tidak laku, kemudian pulang keluar uang lagi Rp 10 ribu, rugi terus,’’ ungkapnya.

Sundari berharap, pedagang yang tidak aktif berjualan juga diboyong ke Pasar Legi. Pasalnya, mereka telah merasakan manis dan getirnya berjualan di Pasar Lanang selama ini. ‘’Waktu munggah molo Pasar Legi, dikatakan kalau daya tampungnya 4.000 pedagang. Harapannya semua bisa masuk,’’ pintanya.

Kabid Penataan Pasar Disperdakum Ponorogo Fitri Nurcahyo mengatakan, kroscek data pedagang Pasar Legi Selatan akan dilakukan hingga sepekan ke depan. Hasilnya akan dilaporkan ke Kepala Disperdakum Addin Andanawarih. ‘’Untuk saat ini, petugas lapangan sedang bekerja, setelah itu hasilnya dapat disampaikan,’’ katanya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close