Pedagang Pantai Klayar Direlokasi

110

PACITAN – Puluhan pedagang di bibir Pantai Klayar sibuk membongkar kios. Pembongkaran itu dilakukan setelah rencana Pemkab Pacitan membangun pedestrian. Sebenarnya, para pedagang menolak. Tapi, akhirnya hanya bisa pasrah. ’’Belum tahu mau pindah ke mana, katanya suruh cari dulu,’’ kata Siti, salah seorang pedagang.

Siti mengaku kebingungan saat pindah dari lapak tempat dirinya biasa berjualan. Sebab, tempat yang dijanjikan pemkab sebagai ganti mereka berjualan belum disiapkan. Kepulan asap dapurnya terancam lantaran tak bisa berjualan. ’’Sudah penuh,’’ ujarnya.

Setiap bulan dirinya juga dimintai restribusi dari pengelola. Besarannya yakni Rp 10 ribu untuk iuran sampah. Ditambah sewa tanah delapan ribu per bulan. Pedagang es kelapa dan makanan ringan itu mengaku pasrah jika tak berjualan. ’’Nanti mau dibangunkan permanen di terminal, tapi bertahap dan gak tahu jadinya kapan,” terangnya.

Tini, pedagang lainnya, mengaku sudah tiga tahun berjualan di kawasan Pantai Klayar itu. Pemindahan itu diakuinya memberatkan. Pasalnya, dekat dengan pintu masuk diakuinya mudah menarik pelanggan untuk ke kiosnya. Pun rencananya pemindahan pedagang ke area parkir terminal ditolak. Dia mengaku enggan menempati lokasi itu meski ramai pengunjung. Hingga dirinya berencana membangun kembali kiosnya di sisi timur Pantai Klayar. ’’Nggak mau di atas karena banyak yang jualan di sana,” akunya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan Endang Sujasri mengungkapkan bahwa pemindahan puluhan pedangang itu lantaran lokasi bakal digunakan sebagai pedestrian. Pun sejatinya para pedagang dilarang untuk berjualan di tanah pemkab. Namun, toleransi diakuinya dilakukan dengan syarat pedagang mau pindah saat pembangunan dimulai. Pun diakuinya sosialisasi telah dilakukan pada para pedagang yang bertempat di bibir pantai itu. ’’Karena kan Klayar harus berbenah agar wisatawan nyawan. Ini sudah sesuai rencana tata ruang,’’ jelasnya.

Endang menerangkan, rencananya para pedagang bakal mendapat kios di parkir bagian atas. Rencananya pembangunan itu bakal dilakukan tahun ini. Sementara untuk lokasi pantai sendiri bakal ditambah gazebo agar para wisatawan yang berkunjung ke Klayar dapat menikmati pantai. ’’Bukan dipaksa dipindah, tapi sesuai dengan tata ruang,’’ ujarnya. (mg6/c1/ota)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here