Pacitan

Pedagang Ngentol, Wisatawan Kapok

PACITAN – Sektor pariwisata di Kabupaten Pacitan semakin menggeliat. Sayangnya, kurang didukung pelayanan yang baik kepada para pelancong. Terutama oknum pedagang nakal di objek wisata yang ingin meraup keuntungan dari para wisatawan. ‘’Kami tak henti melakukan edukasi,’’ kata Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Sumber Daya Wisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan Ilham Subehi kemarin (5/4).

Menurut dia, ulah oknum pedagang yang suka ngentol (menaikkan harga) jelas merugikan upaya pengembangan sektor parwisata. Pasalnya, jika harga tak wajar bakal membuat pengunjung kapok. Imbasnya mereka ogah kembali berwisata ke Pacitan. Lebih buruk lagi jika menyebar ke telinga para wisatawan lainnya. Apalagi jika sampai  tersebar di media sosial. ‘’Tentu merugikan pengelola objek wisata dan para pedagang sendiri,’’ terangnya.

Biasanya, lanjut Ilham, para oknum pedagang nakal tersebut sengaja tak mencantumkan harga di dafar menu makanan dan minuman (mamin) yang dijualnya. Padahal pihaknya kerap menyosialisasikan agar kios mamin memasang daftar harga tersebut. Meski begitu pihaknya kesulitan memberi tindakan tegas pada oknum pedagang tersebut. ‘’Kami tidak secara langsung menegur, tapi kami edukasi bahwa hal itu membuat dagangannya tak diminati,’’ beber Ilham.

Untuk menimalisasi ulah tersebut, pihaknya membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) di objek wisata. Saat ini, di Pacitan terdapat 12 pokdarwis yang telah mendapat surat keputusan (SK) dari bupati Pacitan. Mayoritas, di wilayah barat Pacitan seperti Kecamatan Donorojo, Pringkuku, dan Punung. ‘’Anggotanya terbanyak di Pantai Klayar,’’ ungkapnya sembari menyebut para pedagang dinaungi pokdarwis.

Namun demikian, dari seluruh objek wisata beberapa di antaranya masih minim dukungan masyarakat setempat. Pantai Taman, Ngadirojo, misalnya. Di sana pokdarwis baru dibentuk beberapa waktu  lalu. Selain itu, wilayah timur seperti Kecamatan Sudimoro hingga Kebonagung, perlu mendapat sentuhan tambahan. ‘’Di Pancer Door juga mulai bagus, ada sekitar 11 pedagang di sana. Di Pantai Klayar ada 200-an pedagang dan di Watukarung sekitar 40 pedagang,’’ bebernya. (gen/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close