PD Muhammadiyah Kota Madiun Apresiasi Kerja TNI-Polri, Minta Warga Tolak Aksi Kerusuhan Jelang Sidang MK

69
Ketua PD Muhammadiyah Kota Madiun, Sutomo

MADIUN – Sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang kini masuk ranah Mahkamah Konstitusi (MK) mendapatkan sorotan kalangan ormas Islam Kota Madiun. Mereka meminta agar mematuhi segala keputusan yang telah ditetapkan.

Menurut jadwal, sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di MK digelar 14 Juni 2019. Sidang perdana itu MK akan memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan (putusan sela).

Ketua PD Muhammadiyah Kota Madiun Sutomo mengatakan, selain meminta agar semua pihak mematuhi keputusan pemilu, pihaknya bersama tokoh agama lain juga mengapresiasi kinerja Kodim 0803 dan Polres Madiun Kota dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan dan Lebaran 2019. “Sehingga perayaan hari besar agama Islam itu berjalan aman dan kondusif di Kota Madiun,” katanya.

Sutomo juga mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya umat muslim di Kota Madiun untuk bersama-sama mendukung pemerintah serta TNI dan Polri. Khususnya dalam mengawal jalannya demokrasi di Indonesia. “Mari kita hindari dan jauhi segala bentuk pemaksaan kehendak dan aksi-aksi kerusuhan. Dan, marilah kita jadikan Idul Fitri ini sebagai momentum untuk melakukan islah, menebar kedamaian, mempererat persaudaraan di tengah keberagaman demi memperkuat NKRI,” terangnya. (her/isd/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here