PCNU Kota Madiun Kecam Demo Rusuh 21 Mei di Jakarta

85

MADIUN – Kerusuhan massa yang terjadi di depan kantor Bawaslu RI pada Selasa (21/5) malam mendapat kecaman dari berbagai tokoh agama. Tanpa kecuali dari PCNU Kota Madiun. Mereka menilai aksi pendemo menolak hasil rekapitulasi pilpres 2019 itu sudah kelewat batas. Sehingga, perlu dilakukan tindakan tegas. ‘’Kami mengecam aksi unjuk rasa yang berujung anarkis tersebut,’’ tegas Ketua PCNU Kota Madiun, Agus Mushofa Izzudin.

Dia meminta kepada masyarakat untuk tidak terpancing provokasi sejumlah pihak agar ikut turun ke jalan. Menurutnya, perbuatan itu tidak perlu dilakukan. ‘’Kalau merasa kurang puas dengan hasil pemilu 2019, tentu ada aturan hukum yang bisa ditempuh. Tidak justru berbuat rusuh,’’ terang Gus Shofa.

Selain itu, dia berharap agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya. Sehingga memunculkan persepsi buruk pada pemerintah. ‘’Jangan terprovokasi dengan berita hoaks. Saya harap masyarakat bisa tetap tenang dan massa dapat mengendalikan diri,’’ harapnya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here