Pastikan Pembangunan Menjawab Keinginan Rakyat

34

Oleh:

Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si

Ketua DPRD Ponorogo

SEJATINYA eksistensi pembangunan dapat dilihat dari keselarasan antara negara dan rakyatnya. Negara menjalankan berbagai program pembangunan. Sementara rakyat punya rasa. Karena itu, pembangunan harus bisa menjawab apa yang dirasakan dan dibutuhkan oleh rakyatnya. Sekarang, mari kita telisik. Sudahkan pembangunan yang digalakkan pemerintah itu memang dikehendaki dan dibutuhkan oleh masyarakat?

Di Ponorogo, pembangunan tiga tahun terakhir terus digalakan di bidang infrastruktur. Apa saja. Mulai dari jalan, jembatan, maupun berbagai infrastruktur lain yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan, seperti misalnya saluran irigasi. Pertanian sangat membutuhkan perbaikan irigasi untuk menunjang produktifitas lahan mereka. Disinilah kami di DPRD mengambil peran. Dewan terus memperjuangkan berbagai aspirasi dari masyarakat.

Akan menjadi problem bagi negara ketika pembangunan yang digalakan ternyata belum bisa menjawab apa yang menjadi keinginan dari rakyat. Untuk memastikan hal itu, menjadi tanggung jawab eksekutif dan legislatif. Dua belah pihak harus memiliki paradigma berpikir yang sama. Sebab bagaimanapun, ada banyak hal yang ingin diraih masyarakat atas pembangunan yang digalakan oleh negara.

Di sisi lain, masyarakat juga harus memahami dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh pemerintah. Tak hanya di Ponorogo. Setiap pemerintahan tentu memiliki sumber daya yang terbatas. Dan terkadang, sumber daya pemerintah tak sebanding dengan apa yang menjadi keinginan rakyat. Karena itulah seringkali pemerintah menetapkan skala prioritas pembangunan.

Infrastruktur sudah menjadi prioritas pembangunan dalam tiga tahun terakhir. Kali ini pembangunan menyasar ekonomi kreatif. Salah satunya, melalui pencanangan 2019 sebagai tahun wisata. Penyuksesan rencana ini yang sedang kami kawal di tahun 2019. Sebab, pembangunan industri pariwisata yang solid harus dilakukan dari hulu sampai ke hilir.

Di tingkat hulu, pemerintah harus mengatasi berbagai persoalan penting yang mungkin dapat menghambat pengembangan industri itu. Semua yang akan dikerjakan harus dapat terukur bagaimana hasilnya. Sementara di hilir, masyarakat harus ikut terlibat. Sebab ketika masyarakat berpartisipasi, maka industri pariwisata pun dapat bergerak sebagaimana yang diharapkan. Itulah esensi dari menumbuhkan ekonomi kreatif lewat pencanangan tahun wisata. Saya yakin pemerintah dan masyarakat akan mampu bersinergi. (naz/adv/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here