Pasca-insiden Bus Maut, Jalur Mojosemi Akan Dipasang Guard Rail 

590

MAGETAN – Insiden bus bermuatan rombongan pelajar SMK PGRI 1 Karanganyar, Jawa Tengah, terjun ke jurang kawasan Mojosemi, mendapat atensi Pemkab Magetan. Apalagi, sebelumnya sudah beberapa kali terjadi nahas serupa di jalur tersebut.

Pun pemasangan peranti pengaman di titik-titik rawan dinilai tidak bisa ditunda lagi. ‘’Beberapa titik di sepanjang jalan tembus (Sarangan-Cemoro Sewu, Red) itu memang idealnya dipasang rolling barrier,’’ kata Kabid Angkutan Jalan dan Keselamatan Transportasi Dishub Magetan Sungkono, Rabu (26/9).

Hanya, dishub dihadapkan pada dilema. Pasalnya, dana untuk rolling barrier tidak sedikit. Jauh lebih mahal dibanding guard rail. ‘’Harganya enam kali lipat guard rail,’’ tutur Sungkono kepada Radar Magetan.

Sungkono memastikan tahun ini pihaknya akan memasang guard rail. Dia menyebut, peranti pengaman jalan itu tiba di Magetan pekan ini. ‘’Nanti langsung kami pasang. Setidaknya sepanjang tiga kilometer. Dipasang di jalan raya menuju Sarangan dan jalan tembus. Termasuk di tikungan yang kemarin ada laka,’’ katanya.

Sementara, tujuh korban luka masih menjalani rawat inap di RSUD Karanganyar. Tiga orang lainnya hanya rawat jalan. Sedangkan seorang lainnya harus dirujuk ke RS Moewardi Solo lantaran mengalami patah tulang cukup parah akibat benturan saat bus mengalami insiden.

Kepala Bidang Pelayanan dan Medis RSUD Karanganyar Kristanto mengungkapkan, rumah sakitnya awalnya menerima tujuh korban yang sebelumnya dirawat di Puskesmas Tawangmangu. ‘’Kemudian, ada tambahan empat pasien rujukan dari Puskesmas Plaosan, Magetan,’’ ujarnya kepada Radar Karanganyar.

Kepala SMK PGRI 1 Karanganyar Muh. Arobi menuturkan, kunjungan idustri puluhan siswanya itu sedianya dilakukan di Madiun dan Bali selama empat hari. Namun, belakangan urung terealisasi lantaran bus keburu mengalami insiden maut di Mojosemi. ‘’Ya kunjungan kami tunda sembari menunggu hasil penanganan kepolisian,’’ katanya. (mg4/rud/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here