Mejayan

Pasar Sayur Caruban Kumuh, Disperdakop-UM Ganti Salahkan Oknum Pedagang

MEJAYAN – Drainase Pasar Sayur Caruban memang penuh sampah. Tak hanya di bagian dalam, juga luar pasar yang berbatasan langsung dengan Jalan Anggrek dan Agus Salim. Namun, pemkab enggan disalahkan. Sebab, semua akibat perilaku pedagang. ’’Itu memang kesalahan pedagang sendiri, kenapa tidak mau membuang sampah ke tempatnya,’’ kata Plt Kabid Pasar Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun Agus Suyudi.

Agus menyebut bahwa dinas sudah berulang kali mengingatkan para pedagang untuk membersihkan sampah sisa jualan. Sebab, hanya ada dua petugas kebersihan di Pasar Sayur Caruban. Mereka tak bisa membersihkan sampai ke bedak-bedak milik pedagang. Belum lagi para pedagang yang meninggalkan barang dagangan berupa bahan makanan di dalam pasar. ’’Ya akhirnya banyak tikusnya,’’ ujarnya.

Bahkan, Agus sempat menyarankan para pedagang untuk mengadakan Jumat bersih dan berkoordinasi dengan seluruh anggota paguyuban. Mereka bisa mengadakan iuran untuk keperluan kebersihan pasar. Sayangnya, mereka tidak peduli dengan apa yang menjadi fasilitas mereka. Akibatnya, saluran mampet dan tidak dapat dijangkau petugas kebersihan juga. ’’Sesudah dibersihkan, sebulan keadaannya pasti kotor lagi,’’ ungkapnya.

Agus menyebut, untuk drainase yang berada di luar lingkungan pasar atau yang berbatasan langsung dengan jalan raya, tahun ini akan dibangun dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR). Sementara untuk drainase antarlos bakal ditangani disperdakop-UM. ‘’Tetap kami revitalisasi juga,’’ katanya.

Agus mengungkapkan bahwa selama ini masih kesulitan untuk mengubah mindset para pedagang. Dia tak bisa berbuat lebih karena yang bersinggungan langsung dengan pasar adalah para pedagang. Mereka yang seharusnya bisa menjaga lingkungan pasar. Tidak sekadar memakai fasilitas dan menyalahkan petugas kalau ada permasalahan seperti itu. ‘’Karena revitalisasi dilakukan tiap tahun dan rusak karena ulah oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab,’’ pungkasnya. (fat/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close