Pasar Baru Magetan Mulai Ditinggalkan Pembeli

2683

MAGETAN – Ramadan tak selamanya membawa untung bagi pedagang di Pasar Baru Magetan. Safira misalnya. Pedagang pakaian itu mengaku pada Ramadan tahun ini dirinya justru mengalami penurunan omzet. ‘’Turun sekitar 30 persen,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Magetan Jumat (17/5).

Kondisi itu disebabkan karena konsumen lebih tertarik berbelanja di toko pakaian modern. Masyarakat masih beranggapan bahwa pakaian yang dijual oleh pedagang di Pasar Baru Magetan sudah ketinggalan zaman. ‘’Namun, biasanya seminggu sebelum Lebaran itu penjualan sudah mengalami ada peningkatan,’’ ungkap Safira.

Dia juga tak menampik kondisi ekonomi saat ini juga mempengaruhi daya beli masyarakat. Sehingga, mereka memilih berhitung untuk membelanjakan uangnya. Di sisi lain, kata Safira, bisnis penjualan di media sosial (sosial) juga memberi pengaruh besar terhadap penurunan omzet penjualan pakaian di Pasar Besar Magetan. ‘’Supaya tidak ketinggalan, otomatis mau tidak mau kami harus mengikuti perkembangan digital,’’ ucapnya.

Strategi lain untuk menekan merosotnya penjualan barang, Safira mengaku bakal memperbaharui stok yang ada. Tentunya dengan menyesuaikan model yang ada saat ini. Dengan begitu, dia berharap pada saat Lebaran nanti dapat penambahan pendapatan sekitar 20 persen dari hasi biasa. ‘’Kebanyakan pembeli yang datang dari masyarakat menengah ke bawah,‘’ ungkapnya. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here