Ponorogo

Partai Nasdem Percaya Diri Raup Sebelas Kursi

PONOROGO – Besar kemungkinan, warna politik di gedung DPRD tak kuning lagi. DPD Partai Nasdem Ponorogo mengklaim bakal melenggang ke gedung dewan dengan suara mayoritas. ‘’Minimal, sebelas kursi itu sudah pasti,’’ klaim Ketua DPD Partai Nasdem Ponorogo Syaifudien Dimyati.

Kepada Radar Ponorogo, Syaifudien membeber rekapitulasi di internal partainya. Rekapitulasi itu didasarkan hasil penghitungan suara (form C1) di 2.937 TPS di Ponorogo. Berdasarkan data tersebut, Syaifudien pede menyebut partainya minimal memperoleh sebelas kursi pada pileg 2019. Terbanyak sepanjang sejarah partai tersebut di Ponorogo. ‘’Tahun 2014 lalu hanya satu kursi. Saat ini untuk sementara sebelas kursi, berarti naik seribu persen,’’ sebutnya.

Pileg 2014 lalu, hanya satu nama yang lolos menjadi anggota DPRD dari Nasdem. Yakni, Budi Purnomo, yang merebut kursi di dapil 6 (Kauman, Sampung, Sukorejo). Pada pileg kali ini, nama Budi disebut Syaifudien belum tentu lolos. Namun, sudah ada dua caleg lain yang dia klaim mendapat kursi dari dapil tersebut. ‘’Kalau bisa memperoleh tiga kursi, berarti bisa masuk (Budi). Tapi sejauh ini, baru dua kursi,’’ kata Syaifudien.

Syaifudien memerinci, sebelas kursi yang diklaim telah diamankan didapat dari dapil 2 (Mlarak, Jetis, Siman, Jenangan), dapil 5 (Balong, Badegan, Jambon), serta dapil 6. Di ketiga dapil, Syaifudien mengklaim telah mengamankan minimal dua kursi. Sedari awal, partai mencanangkan target 12 kursi. ‘’Di dapil 5, ada enam kursi dan kami bisa mendapat dua itu tentu hasil yang cukup signifikan. Asumsi awal kami, dapat pimpinan DPRD,’’ klaimnya.

Syaifudien meyakini hasil rekapitulasi resmi dari KPU tidak akan jauh berbeda dengan yang dilakukan pihaknya. Sebab, acuannya sama. Yakni, form C1 yang berisikan hasil penghitungan suara dari TPS. Pun, upaya pemenangan di lapangan juga cukup masif dilakukan nasdem. ‘’Di lapangan kami bekerja keras. Selain itu, caleg-caleg yang maju juga memadai. Dari sisi sosial kemasyarakatan misalnya, sudah cukup dikenal luas,’’ kata dia.

Namun demikian, Syaifudien menyatakan bahwa hasil resmi tetap di tangan KPU. ‘’Penghitungan dari KPU memang belum selesai. Tapi hampir bisa dipastikan sebelas kursi itu kami dapatkan. Insya Allah pemenang,’’ sebutnya.

Pada Pileg 2014, Golkar menjadi penguasa gedung dewan. Partai berlambang pohon beringin itu mendudukkan sepuluh wakilnya di DPRD. Disusul PKB dengan raihan tujuh kursi. Sementara Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan PAN sama-sama memperoleh enam kursi. Di Bumi Reyog, PDI-P hanya memperoleh lima kursi, kendati di tahun yang sama partai berlambang banteng moncong putih itu keluar sebagai pemenang di tingkat nasional. (naz/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close