Parkir Kendaraan Geser ke Diponegoro saat PBN Direnovasi

75

NGAWI – Pedagang Pasar Besar Ngawi (PBN) bakal direlokasi ke Jalan Sultan Agung kelak selama proses renovasi berlangsung. Meski begitu, pemindahan tersebut dipastikan memunculkan konsekuensi tersendiri.

Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono memastikan relokasi pedagang tetap dilakukan meski kelak lapak mereka memakan sebagian badan jalan. Kendati begitu, dia menjamin keberadaan mereka tidak sampai mengganggu arus lalu lintas. Pasalnya, mereka menggelar lapak di area parkir sisi barat dan timur jalan. ‘’Jalur (Sultan Agung, Red) tetap berfungsi,’’ ujar Kanang kemarin (4/3).

Dia meyakini, meski sisi kanan dan kiri jalan kelak dipenuhi lapak pedagang, kendaraan tetap bisa melintas. ‘’Selain badan jalannya cukup lebar, selama ini kan satu arah. Jadi, tidak masalah. Apalagi, proses relokasi tak lama, tidak sampai setahun,’’ tuturnya.

Lantas, kelak di mana pengunjung memarkir kendaraannya? Kanang mengatakan, digeser ke Jalan Diponegoro arah Benteng Pendem. Sementara, terkait permintaan pedagang soal renovasi pasar secara total, dia pun mengamini. ‘’Total dalam arti akan kami bangun berdasarkan kesetaraan,’’ terangnya.

Kanang menjelaskan, proses renovasi kelak diprioritaskan sisi utara dan timur. Untuk yang utara digeser hingga pada batas pagar paling ujung. Bangunannya dihadapkan ke selatan atau dalam pasar. Sedangkan sisi timur dibangun menghadap ke barat. ‘’Tengahnya akan kami buat los dengan atap yang tinggi supaya sirkulasi udaranya baik,’’ urainya.

Bagaimana dengan bangunan pasar sisi barat dan selatan? Kanang menyebut tidak bakal diutak-atik. Sebab, menurut dia, percuma dibongkar karena kelak juga akan dibangun dengan model sama. Apalagi, kondisinya masih baik. ‘’Tidak perlu dibongkar, tapi mungkin cukup dipoles agar lebih menarik,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here