Madiun

Parah, Temukan Kondom Berserakan di Bongpay

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Akhirnya, warung-warung yang dipakai untuk transaksi esek-esek di kawasan Bongpay, Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, diberangus Jumat (9/8). Pemkab bersama petugas kepolisian dan TNI melakukan pembongkaran paksa. ’’Kami bongkar paksa tiga warung, sebagian sudah dibongkar sendiri,’’ kata Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun Supriyanto.

Sebelum pembongkaran, pemkab sudah melayangkan peringatan kepada pemilik warung. Sehari sebelum pembongkaran, Bupati Madiun Ahmad Dawami juga melakukan pertemuan dengan warga setempat. Disepakati adanya penertiban. Sebab, keberadaannya sudah meresahkan. ’’Bangunan berdiri tidak berizin, lokasinya juga di sempadan jalan nasional, jadi alasannya juga tepat,’’ ujarnya.

Supriyanto menambahkan, pemkab punya lahan seluas 2 hektare di kawasan itu. Sudah ada rencana kawasan itu bakal dijadikan taman lalu lintas. Sebelumnya sudah dilakukan pengecekan dinas terkait. Sehingga, agar segera terealisasi, dilakukan penertiban. ’’Sebelumnya warung itu jadi tempat mangkal PSK, itu yang dikeluhkan warga,’’ tuturnya.

Sementara itu, Sumini, salah seorang warga Desa Sambirejo, mendukung langkah bupati. Sebab, warga sudah resah. Praktik prostitusi juga dilakukan terbuka di atas makam-makam warga Tionghoa. Tak heran banyak ditemukan kondom berserakan. ’’Keluarga dari almarhum yang ingin mendoakan kadang risih karena kondom berserakan di area pemakaman,’’ katanya.

Selain itu, anak-anak takut banyaknya waria yang biasa mangkal di kawasan itu.’’Sudah sering dilakukan teguran, tapi mereka datang lagi,’’ ungkapnya. (mgc/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close