Papan Tulis Rusak, Wali Murid Dimintai Ganti Rugi Rp 1 Juta

3194

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kenyataan pahit sempat dihadapi oleh Sukir. Warga Desa Widorokandang, Sidorejo, itu dituntut pihak SDN Widorokandang untuk mengganti kerusakan papan tulis akibat ulah anaknya yang duduk di bangku kelas IV.

Perkiraan awal penggantian papan tulis yang rusak bolong tengahnya itu sekitar Rp 1 juta. Tentu saja nominal itu tidak disanggupi oleh Sukir. Mengingat dia hanyalah seorang buruh tani. Sementara, pihak sekolah berharap segera ada penggantian papan tulis baru dalam waktu cepat.

Persoalan yang dihadapi oleh Sukir itu dibenarkan Warsi, kepala SDN Widorokandang. Namun, dia berdalih tuntutan itu hanya bentuk punishment agar siswa tersebut jera. ‘’Kalau dibiarkan, bisa-bisa fasilitas sekolah banyak yang rusak,’’ katanya.

Tak berselang lama, persoalan itu langsung direspons Suwata, kepala disdikpora. Dia mengaku sudah memanggil pengawas dan kepala SDN Widorokandang untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara damai. ‘’Katanya memang untuk memberikan efek jera, tapi tidak seperti ini caranya,’’ ujarnya.

Diakuinya, papan tulis sekolah itu merupakan aset disdikpora. Kalaupun ada kerusakan, tentu pihak sekolah bisa mengajukan penggantian ke pihaknya. Bukan justru menuntut ganti rugi ke orang tua siswa. Sekalipun dalihnya sebagai pembelajaran, tapi sesuai etika tidak dibenarkan. ‘’Masalahnya sekarang sudah klir,’’ tegas Suwata. (fat/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here