NgawiSport

Pantang Tumbang di Kendal, Persinga Ngawi Hadapi Partai Hidup Mati

NGAWI, Radar Ngawi – Pertandingan final Liga 3 Pra Putaran Nasional sejatinya masih jauh. Namun, bagi pelatih Persinga Ngawi Putut Widjanarko, laga hidup mati terjadi dalam matchday ketiga yang mempertemukan mereka dengan Persik Kendal di Stadion Utama Bahurekso Kamis sore (22/11).

Sesuai dengan regulasi, hanya dua tim yang berhak lolos dari grup B ke babak 32 besar. Satu tiket berpotensi didapat Persijap Jepara. Sementara itu, satu tiket berpeluang diperebutkan Persinga dan Persik Kendal. Saat ini, Persik Kendal berada pada peringkat kedua dengan koleksi 5 poin. Sedangkan, Persinga satu strip dibawahnya dengan mengumpulkan 4 poin.

Artinya hanya kemenanganlah yang bisa membawa Persinga ke posisi aman untuk sementara. Sebab, Slamet “Larso” Hariyadi dkk masih menyisakan dua match. Yaitu melawan PSBK Blitar (home) dan Persijap Jepara (away). Sementara, Persik Kendal hanya tinggal melawan PSBK Blitar. Karena itu, mau tidak mau victory harus didapat di laga tandang hari ini.

Putut berjanji menurunkan semua kekuatan terbaik mereka. Bahkan, pelatih asal Surabaya itu menyatakan, seandainya pelatih diizinkan untuk bermain di lapangan, dirinya siap melakukannya demi menjaga peluang Persinga lolos. ‘’Harus menang, karena ini pertandingan hidup mati bagi Persinga,’’ ujar mantan pelatih Semeru FC itu.

Meski punya ambisi dan semangat tinggi untuk memenangi pertandingan, Putut tetap harus realistis dengan kekuatan timnya. Seperti pemain sering bermasalah dengan mental bertanding dan teledor. ‘’Tetap fokus pada permainan dan tidak mudah terprovokasi, itu bakal membantu kami,’’ katanya.

Untuk menyiasatinya, dia mengaku sudah mengevaluasi sekaligus membenahi kekurangan tersebut. ‘’Yang penting anak-anak harus tampil maksimal (allout),’’ tuturnya. (tif/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close