Panjat Portal, Terpeleset, Tewas Tenggelam

376

NGAWI – Niat Jayadi mengambil gabah berujung petaka. Pria 37 tahun asal Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, itu ditemukan tak bernyawa. Jasadnya tenggelam di Sungai Kapang masuk Desa Rejuno, Karangjati, Senin malam (4/3) sekitar pukul 20.30. ‘’Diduga korban terjatuh saat memanjat portal jalan,’’ kata Kapolsek Karangjati AKP Suparman kemarin (5/3).

Tragedi itu bermula saat Jayadi hendak mengangkut gabah yang telah dibeli sebelumnya. Sebuah truk sekalian sopir dan sejumlah tenaga dicarinya. Namun, jalan menuju lokasi gabah ternyata diportal. Padahal, jarak masih sekitar 500 meter. ‘’Dari keterangan warga, jalan sengaja diportal supaya tidak dilalui kendaraan besar,’’ ujarnya.

Mendapati jalan diportal, Jayadi berniat membukanya agar truk bisa masuk. Korban pun memanjat portal berbahan besi itu. Nahas, Jayadi malah terpeleset. Tubuhnya jatuh terpelanting ke sungai. Pria tersebut baru ditemukan beberapa saat setelah sopir truk datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Awalnya si sopir kebingungan tidak mendapati batang hidung Jayadi. Lalu, memberitahukan hal itu ke warga sekitar hingga mereka berdatangan ke TKP. Kemudian, dilakukan penyisiran di tepian sungai. Dugaan bahwa Jayadi tercebur ke sungai menguat.

Salah seorang warga lantas menyelam. Benar, Jayadi ditemukan di dasar sungai. Warga pun berinisiatif mengangkat tubuhnya ke daratan lantaran sungai tidak begitu dalam. ‘’Korban ditemukan tenggelam di kedalaman sungai setinggi leher orang dewasa,’’ ungkap Suparman.

Suparman mengatakan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa sesaat setelah berhasil dievakuasi dari dalam sungai. Jasad Jayadi lalu dibawa ke RSUD dr Soeroto untuk divisum. ‘’Hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here