Pamit Main ke Rumah Teman, Cewek Cantik Ini Dua Pekan Belum Pulang

191

NGAWI – Seorang remaja putri asal Dusun Geger, Desa Lego Kulon, Kasreman, dikabarkan hilang oleh keluarganya. Kristina Maretasari, 13, sudah dua pekan tidak pulang ke rumah. ‘’Pamitnya waktu itu mau menemui temannya, tapi sampai sekarang belum kembali,’’ kata Nur Rohman, ayah tiri Mareta, ditemui di rumahnya kemarin (7/2).

Nur mengatakan, pada 26 Januari lalu Mareta mengungkapkan kepadanya ingin jalan-jalan karena merasa bosan di rumah. Kebetulan kala itu Nur hendak menjemput Sunarti istrinya yang bekerja di sebuah rumah makan desa setempat. ‘’Ikut jemput ibunya, tapi sampai lokasi pamit mau menemui temannya,’’ kenangnya.

Setelah mengantar istrinya pulang, beberapa saat berselang Nur menuju rumah teman Mareta, berniat mengajak pulang. Namun, sang anak menolak dengan alasan akan diantar temannya. Ternyata hingga berhari-hari anak tirinya itu tidak kunjung kembali. ‘’Kami sudah berusaha mencari ke mana-mana, tapi belum ketemu,’’ ungkapnya sembari menyebut sudah melaporkan raibnya sang anak ke polsek setempat.

Pihak sekolah maupun ayah kandung Mareta, kata dia, juga tidak mengetahui keberadaannya. Secercah harapan muncul setelah beberapa waktu lalu seorang teman sekolah Mareta mengaku sempat bertemu di depan salah satu hotel di Ngawi. ‘’Semoga bisa segera ditemukan dan kembali pulang ke rumah,’’ harapnya.

Dia menyebut, selama ini Mareta tidak pernah meninggalkan rumah dalam waktu lama. Kecuali, ketika berkunjung ke rumah ayah kandungnya di wilayah Ngawi Kota. Karena itu, keluarganya merasa khawatir dengan kondisi pelajar kelas VIII SMPN 1 Kasreman tersebut saat ini.

Kepala Desa Lego Kulon Purwati mengaku sudah meminta bantuan kepada kelompok pemuda desa setempat untuk ikut mencari Mareta kendati pihaknya belum menerima laporan resmi dari keluarganya. ‘’Kami berharap bisa ketemu secepatnya. Kasihan keluarganya sudah mencarinya ke mana-mana,’’ ujarnya.

Kabar hilangnya Mareta juga sudah beredar di media sosial. Salah satu akun Facebook mempostingnya di grup Info Cepat Ngawi Peduli beberapa hari lalu. Dalam postingan yang dilengkapi foto Mareta itu tertulis pesan yang intinya meminta bantuan warganet yang mengetahui keberadaan Mareta supaya menginformasikan kepada pihak keluarga. (tif/c1/isd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here