Paket Pekerjaan Masuk Lelang Masih Minim

19

MAGETAN  – Triwulan pertama tahun ini telah dilewati. Tapi, jumlah paket pekerjaan pemerintah yang masuk proses lelang masih sangat minim. Berdasar data Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Magetan, baru tujuh paket yang diproses. ’’Dua di antaranya merupakan pekerjaan fisik,’’ jelas Kepala ULP Setkab Magetan Elmy Kurnianto, Kamis (18/4).

Adapun dua pekerjaan fisik itu berupa lanjutan pembangunan Barak Sabhara Polres Magetan dan gedung perkantoran RSUD dr Sayidiman. Saat ini progresnya sudah memasuki masa sanggah. ‘’Hari ini (kemarin, Red) merupakan batas terakhir masa itu,’’ katanya.

Dalam proyek pembangunan barak Sabhara Polres Magetan itu lelang dimenangkan oleh CV Semut Rhang Rhang. Dengan nilai penawaran Rp 541,3 juta atau lebih rendah sekitar Rp 9 juta dari nilai pagu kontrak pekerjaan tersebut. ‘’Kalau masalah kontrak, kami kembalikan lagi ke pejabat pembuat komitmen (PPK). Karena itu domain mereka,’’ ungkap Elmy.

Sedangkan, pembangunan gedung perkantoran RSUD dr Sayidiman saat ini baru mencapai tahap evaluasi. Elmy memprediksi proses itu berjalan lama. Karena peserta lelangnya banyak. Untuk itu perlu dilakukan pencermatan dokumen penawaran. ‘’Harus cermat, kami tidak ingin terburu-buru,’’ ujarnya.

Dia menuturkan pagu anggaran pembangun gedung perkantoran itu mencapai Rp 8,2 miliar. Alokasinya untuk perombakan bangunan rumah sakit. Seperti ruang manajemen RSUD dr Sayidiman yang berada di atas IGD bakal dipindah ke gedung baru. Selanjutnya, lantai atas itu digunakan sebagai ruang rawat inap. ‘’Tapi, tahapannya masih panjang,’’ tutur Elmy. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here