Ponorogo

Pagu SMPN 3-SMPN 5 Ponorogo Belum Bisa Terpenuhi, Sekolah Kota Kurang Siswa

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Berada di kota bukan jaminan sekolah mudah memenuhi pagu. Contohnya SMPN 3 dan SMPN 5 Ponorogo. Pagu zonasi dan afirmasi kedua sekolah ini hingga hari terakhir penerimaan peserta didik baru (PPDB) online Rabu (24/6) tak terpenuhi. ‘’Setelah kami evaluasi, masih banyak sekolah yang belum memenuhi pagu,’’ kata Kabid Pembinaan SMP Dindik Ponorogo Soiran Rabu (24/6).

PPDB online jalur zonasi dan afirmasi ditutup pukul 16.00. Hingga pukul 14.00, empat dari enam SMPN di Kecamatan Ponorogo alias kota sudah memenuhi pagu. Di SMPN 3, pendaftar jalur zonasi 140 peserta dan jalur afirmasi 15 siswa. Masih tersisa pagu 66 kursi. Sementara, di SMPN 5 total pendaftar jalur zonasi 205 dan jalur afirmasi 26. Masih tersisa pagu 16 kursi.

Menurut Soiran, ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi kondisi tersebut. ‘’Ada calon peserta didik yang kesulitan mendaftar secara online, sehingga belum terinput sampai kemarin,’’ dalihnya.

Pendaftaran jalur zonasi SMP, lanjut Soiran, menggunakan skor jarak dan zona kecamatan. Penerapan aturan tersebut membuat persebaran siswa lebih ideal. Di SMPN 1, misalnya, jarak tempat tinggal pendaftar terjauh kurang dari satu kilometer. ‘’Kalau skornya sama, diurutkan berdasar usia. Yang lebih tua diutamakan,’’ terangnya.

Soiran mengklaim sistem pendaftaran tersebut lebih adil. Pemerintah memberi akses dan kesempatan seluas-luasnya bagi calon peserta didik untuk daftar di sekolah terdekat di lingkungannya. Warga kota, misalnya. Tetap bisa sekolah di kota. ‘’Setelah pendaftaran online selesai, akan dilanjutkan pendaftaran offline sampai Juli. Supaya sekolah-sekolah yang kekurangan pagu dapat memenuhinya,’’ jelasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close