PAD Pariwisata Triwulan Pertama Minim

38

PACITAN – Memasuki triwulan kedua 2019, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan dituntut lebih aktif menggaet wisawatan. Pasalnya, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata triwulan pertama mengecewakan. Dari target Rp 15 miliar tahun 2019, baru tercapai Rp 2 miliar. ‘’Masih jauh dari target,’’ kata Kepala Disparpora Pacitan Endang Sujasri kemarin (5/4).

Endang tak menampik realisasi tersebut bakal berdampak pada capaian target selama setahun kelak. Meski berat, dia berharap musim liburan sekolah dan lebaran bakal mendongkrak tingkat kunjungan pelancong ke Pacitan. Harapannya bisa melonjak tiga hingga empat kali lipat. Sehingga bisa menutup minimnya PAD saat ini. ‘’Kami akan fokus menarik wisatawan saat liburan nanti,’’ ujarnya.

Namun demikian amblesnya jalur Pacitan-Ponorogo, tepatnya di Desa Wates, Slahung, Ponorogo, beberapa hari terakhir dikhawatirkan berdampak besar pada tingkat kunjungan wisatawan. Sebab, bisa membuat wisatawan enggan melintas menuju Pacitan. Apalagi, kondisi jalan tak dapat dilalui roda empat ke atas. ‘’Sebenarnya masih bisa dilalui walaupun buka-tutup,’’ terang Endang.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Disparpora Ponorogo untuk membantu mendesak proses percepatan perbaikan jalan tersebut. Pasalnya jika tak segera diperbaiki, tingkat kunjungan bakal kian tereduksi. Apalagi, jalur tersebut merupakan akses utama Pacitan-Ponorogo. ‘’Warga Ponorogo, Madiun, Ngawi, Magetan, atau daerah lain di Jawa Timur biasa memilih jalur tersebut,’’ ungkapnya

Terkait kondisi objek wisata alam di Pacitan, dia memastikan seluruhnya aman dari dampak bencana beberapa waktu lalu. Pun peremajaan di beberapa objek wisata juga telah dilakukan. Dia berharap kondisi tersebut bakal membuat wisatawan sudi berkunjung. Sehingga, sektor ekonomi sekitar objek wisata ikut terdongkrak. ‘’Kalau banyak pengunjung, pendapatan warga baik pedagang maupun penyedia jasa wisata bakal meningkat,’’ bebernya.

Dia berharap promosi yang terus dilakukan bakal membuahkan hasil. Pihaknya berencana bakal bekerja sama dengan Bandara Adisutjipto Jogjakarta untuk menggelar pameran wisata di lokasi tersebut. Pun menyebar ribuan lembar pamflet dan brosur wisata. ‘’Kami juga promosi via online seperti instagram dan aplikasi android lainnya,’’ jelasnya. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here