Pacitan, Malam Dingin, Siang Menyengat

93
PANAS TERIK: Jalanan di kota Pacitan lengang lantaran warga enggan beraktivitas di luar ruangan siang Senin (24/6).

PACITAN – Dingin menusuk tulang dirasakan hampir seluruh warga Pacitan. Suhu udara ekstrem pada malam hingga pagi hari itu membuat warga ogah-ogahan beraktivitas. Terlebih di wilayah dataran tinggi, seperti Kecamatan Bandar. ‘’Kemarin malam saya lihat suhu udara di handphone 14 derajat, pantesan dingin banget,’’ kata Ratna, warga Desa/Kecamatan Bandar, Senin (24/6)

Berada di ketinggian 400 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (DPL) memang membuat dingin udara di wilayah tersebut. Namun sejak beberapa pekan lalu, lebih menyiksa. Bahkan, untuk melawan dingin diaa harus mengenakan beberapa lembar pakaian dan jaket agar suhu tubuh tetap hangat. ‘’Apalagi saat pagi mau berangkat kerja dan kena angin rasanya lebih dingin,’’ ujarnya.

Kasi Pencegahaan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Dianita Agustinawati membenarkan beberapa pekan terakhir udara dingin melanda Pacitan. Bahkan hampir di seluruh pulua Jawa. Penyebabnya monsoon di benua Australia. Udara dingin di wilayah tersebut menuju wilayah hangat di pulau Jawa. ‘’Perbedaan tekanan membuat udara dingin menuju ke hangat,’’ jelasnya.

Meski perubahannya cukup ekstrem, dia memastikan kondisi tersebut lazim terjadi setiap tahun. Walau tak berbahaya, Dianita menyarankan warga untuk waspada. Terlebih saat beraktivitas pada pagi hari. Pasalnya, hingga musim kemarau berakhir atau awal November mendatang udara dingin bakal terus melanda Pacitan. Pun panas terik pada siang hari. ‘’Kami imbau menjaga kesehatan karena cuaca tak bisa diubah,’’ sarannya.

Dampak lainnya, tekanan udara juga membuat gelombang tinggi di perairan Pacitan. Dalam beberapa hari terakhir, ombak berkisar dua hingga empat meter terjadi di selatan pulau Jawa. Dia berharap para nelayan berhati-hati saat melaut serta memantau kondisi gelombang lewat rilis BPBD. ‘’Saat ini, suhu udara di Pacitan berkisar 21 hingga 29 derajat Celcius, dengan kecepatan angin delapan hingga 23 kilometer per jam,’’ ungkapnya. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here