Optimistis Mario Suryo Aji Berjaya di Eropa

178

MAGETAN – Moncerkah karir Mario Suryo Aji di ajang balap hingga Eropa tahun ini? Torehan prestasinya tahun lalu di ajang balap level Asia belum begitu menggembirakan. ’’Anak saya akan berjuang keras untuk mengharumkan Indonesia saat balapan di Eropa,’’ kata Hartoto, ayah Mario.

Dia menjelaskan, perjuangan Mario tahun ini akan berat. Dalam satu musim, dia akan berlaga dalam dua ajang internasional sekaligus. Yakni, CEV kelas Moto3 Junior Eropa dan Red Bull MotoGP Rookies Cup. Lawannya bukan hanya dari Asia, namun juga rider Eropa. Urusan skill, jangan ditanya. Lawan–lawan Mario pasti lebih tangguh. Namun, hal itu, diakui Hartoto, tidak membuat nyali sang anak ciut. ’’Karena musim lalu Mario melawan rider yang umurnya lebih tua. Ini jadi salah satu modal,’’ ujarnya.

Tak hanya meningkatkan kemampuannya memutar gas, Mario harus mempersiapkan kondisi fisiknya. Iklim Eropa berbeda dengan Indonesia. Dia harus beradaptasi agar tidak mengganggu performanya saat bertanding menaklukkan tikungan demi tikungan sirkuit. Namun, hal itu, menurut Hartoto, tidak akan menjadi masalah besar. Sebab, anaknya sudah menjalani pelatihan di Jogjakarta. ‘’Anaknya sudah terbiasa dingin, kok. Semoga saja bisa beradaptasi dengan cepat,’’ ucapnya.

Hartoto optimistis putra ketiganya itu bisa mengibarkan bendera merah putih di Eropa. Tangan kanan Mario yang sempat retak pada musim balapan tahun lalu sudah pulih benar. Saat latihan selama ini, Mario tidak merasa nyeri saat memutar tuas gas. Sehingga, peluang melaju sampai finis terbuka lebar bagi siswa SMPN 3 Magetan itu. ’’Tangannya sudah pulih dan hasil latihan selama ini positif,’’ jelasnya.

Saat ini, Mario tengah berada di Bogor untuk latihan. Pada 13—15 Februari dia akan menjalani masa training di Spanyol pada ajang CEV kelas Moto3 Junior Eropa. Mario juga harus menjalani tes mulai 25—26 Maret. Namun, bukan di Spanyol. Melainkan di Portugal. Race perdananya bakal digelar pada 5—7 April mendatang. Jadwalnya akan sangat padat. Sebab, pada 2—5 April dia harus menjalani tes untuk ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup. Race perdananya bakal digelar awal Mei mendatang. ’’Makanya fisik Mario benar-benar digembleng. Karena jadwalnya sangat padat,’’ katanya.

Diketahui, perolehan Mario pada tahun lalu masih jauh dari memuaskan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Itu lantaran insiden jatuhnya Mario pada ARRC yang digelar di Sentul. Race berikutnya, Mario kerap terlempar dari sepeda motornya. Sehingga, dia tidak bisa menambah poin yang sudah dikumpulkan. Pada final ARRC di Thailand lalu, Mario harus puas dengan poin 128 pada posisi keenam. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here