PacitanPeristiwa

Ombak Tinggi Mengamuk, Fasilitas di Enam Pantai Luluh Lantak

PACITAN – Pantai selatan (pansel) Jawa masih mengamuk. Bahkan, ketinggian gelombang sejak Selasa malam (24/7) hingga Rabu (25/7) mencapai 6 hingga 7 meter. Akibatnya, sejumlah fasilitas objek wisata di enam pantai yang terkenal di Pacitan rusak. Gelombang tinggi akibat badai Son Tinh itu kian diperparah siklus pasar air laut bulanan.

Pantai yang terdampak kemarin di antaranya Klayar, Kasap, Watukarung, Soge, Pidakan, hingga Pantai Taman. Kerusakan paling parah terjadi di kawasan Pantai Kasap, Desa Watukarung, Kecamatan Donorojo, Pacitan. ’’Ambruknya kios rata-rata semalam (24/7), tapi sejak sore angin sudah kencang,’’ kata Sukadi, salah seorang pedagang di Pantai Kasap yang lapaknya ikut rusak.

Total empat kios dan satu toilet umum yang luluh lantak. Rata-rata bangunan di bibir pantai itu semipermanen. Dengan mudahnya porak poranda lantaran dibangun tanpa fondasi. Pada Selasa malam (24/7), ketinggian gelombang di kawasan pansel rata-rata sudah mencapai 6 meter. Bukannya surut, kemarin justru bertambah hingga mencapai tujuh meter. ’’Sebelum pasang, banyak yang sudah mengevakuasi barang dagangan agar ruginya tidak banyak,’’ ujarnya.

Meski begitu, Sukadi tetap bingung. Sebab, lapak yang biasa dipakai berjualan sudah rusak parah. Untuk membangun kembali membutuhkan biaya yang banyak. ’’Sementara libur dulu, tapi mungkin nanti bangun lagi di sini nunggu surut,’’ jelasnya.

Sekrertaris Desa Watukarung Suwito mengatakan, selain merusak kios, akses jalan yang sejatinya bakal dibangun melingkar di tepi pantai juga hancur. Padahal, pengerjaan pedestrian itu baru 50 persen. Alhasil, proses pengerjaan mesti dihentikan menunggu ombak reda. ’’Dini hari air naik karena rob laut, lalu dihempas ombak kuat hingga merusak sebagian besar fasilitas Pantai Kasap,’’ ungkap Suwito.

Tak hanya di Kasap, Pantai Watukarung yang berjarak 100 meter dari lokasi turut terdampak. Kerusakan bahkan mencapai Hotel Desa Limasan. Pasalnya, kuatnya ombak merusak tanggul sepanjang 20 meter di belakang hotel.  Hingga saat gelombang kembali datang, empasan air langsung menembus dan masuk ke kawasan hotel. Bahkan, sampai membanjiri salah satu rumah limasan. ’’Sebagian perahu nelayan juga rusak, karena gelombang tinggi dan dibawa ke sungai untuk diamankan,’’ terang Suwito.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Windarto mengungkapkan puncak gelombang tinggi 6 hingga 7 meter terjadi dini hari kemarin. Terjangan ombak tak hanya merusak fasilitas di Pantai Kasap, Watukarung. Namun, diakuinya hampir merata di sepanjang pantai selatan Pacitan. Terlebih pembangunan kios dan gazebo yang berdekatan dengan bibir pantai. Berdasar data yang berhasil dihimpun, kerusakan terjadi di Pantai Klayar, Kasap, Watukarung, Soge, Pidakan, hingga Pantai Taman. Tak hanya merusak fasilitas pantai, kerasnya ombak bahkan membuat sebagian pertanian milik warga terganggu. ’’Paling tinggi hari ini, diperkirakan besok berangsur turun, dua setengah hingga empat meter,” jelas Windarto.

Windarto menambahkan, ke depan proses perbaikan bakal fokus pada relokasi kios yang ada di tepi pantai. Pasalnya, saat ini lapak tradisional milik pedagang itu dinilai terlalu dekat dengan bibir pantai. Hingga ketika gelombang tinggi terjadi bakal mengancam warung warga. ’’Kami mengimbau terutama pada wisatawan yang masih di sekitar pantai untuk tak mendekat terlebih dahulu dan bermain air,” pesannya. (mg6/c1/ota)

 

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close